Close Menu
Infojelajah.com
  • Pasar
  • Wisata
  • Jakarta Kini
  • Entertainment
  • Kisah Inspiratif
  • Foto Jelajah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Melihat Aurora Borealis 2026: Ini Waktu dan Lokasi Terbaiknya, Jangan Sampai Gagal!

9 April 2026 | 20:49

Thrifting Topi di Pasar Baru dengan Harga 50 Ribu

16 Maret 2026 | 11:21

Tanah Abang, Serunya Berburu Busana Muslim Incaran Jelang Lebaran 2026

13 Maret 2026 | 16:10
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Infojelajah.com
  • Pasar
  • Wisata
  • Jakarta Kini
  • Entertainment
  • Kisah Inspiratif
  • Foto Jelajah
Infojelajah.com
  • Pasar
  • Wisata
  • Jakarta Kini
  • Entertainment
  • Kisah Inspiratif
  • Foto Jelajah
Home » Jakarta Kini » DLH DKI Pastikan SPKU di RDF Plant Rorotan Tetap Aktif, Jalani Kalibrasi demi Data Akurat
Jakarta Kini

DLH DKI Pastikan SPKU di RDF Plant Rorotan Tetap Aktif, Jalani Kalibrasi demi Data Akurat

Info JelajahBy Info Jelajah3 Februari 2026 | 09:42
Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Copy Link
WhatsApp Image 2026 02 03 at 08.22.08
Share
WhatsApp Facebook Twitter Email Copy Link

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi DKI Jakarta menegaskan bahwa Sistem Pemantau Kualitas Udara (SPKU) di sekitar fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) Plant Rorotan, Cilincing, tidak dimatikan. Rumor yang beredar di masyarakat terkait penghentian alat pemantau kualitas udara dipastikan tidak benar.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menjelaskan bahwa SPKU saat ini tengah menjalani uji kolokasi atau kalibrasi lapangan untuk memastikan data kualitas udara dan kebauan yang dihasilkan akurat, presisi, dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

WhatsApp Image 2026 02 03 at 08.22.11
sumber foto : DLH DKI Jakarta
WhatsApp Image 2026 02 03 at 08.22.13 1
sumber foto : DLH DKI Jakarta

“Tidak ada pemadaman atau penghentian pemantauan. Yang dilakukan adalah proses kalibrasi lapangan agar sensor membaca kondisi lingkungan secara tepat dan tidak menimbulkan salah tafsir terhadap data mentah,” tegas Asep.

Asep menjelaskan, uji kolokasi merupakan tahapan teknis yang lazim dilakukan pada sistem pemantauan kualitas udara, terutama pada teknologi baru. Proses ini dilakukan untuk mengidentifikasi potensi bias sensor akibat karakter lingkungan setempat, termasuk pengaruh wilayah pesisir.

Sejak akhir Desember 2025, DLH telah memasang delapan unit SPKU di sekitar RDF Plant Rorotan. Seluruh SPKU tersebut dilengkapi sensor pemantauan kebauan ambien dengan parameter antara lain amoniak, hidrogen sulfida, metil merkaptan, metil sulfida, dan stirena. Sistem ini menjadi yang pertama di Indonesia yang secara khusus dilengkapi sensor pengukur kebauan ambien.

WhatsApp Image 2026 02 03 at 08.22.07 1
Sumber foto : DLH DKI Jakarta

Dalam proses uji kolokasi, DLH melakukan pengambilan sampel kebauan ambien secara terstandardisasi, kemudian mengujinya di laboratorium terakreditasi. Hasil laboratorium tersebut selanjutnya dibandingkan dengan data pembacaan SPKU untuk penyempurnaan sistem sebelum data ditampilkan secara penuh kepada publik.

“Data kebauan tidak bisa dibaca sebagai satu angka tunggal. SPKU berfungsi sebagai  early warning system dan alat membaca tren perubahan kualitas udara dari waktu ke waktu, bukan untuk menarik kesimpulan instan,” jelas Asep.

DLH menilai klarifikasi ini penting untuk meluruskan informasi yang berkembang di ruang publik. Senyawa kebauan tertentu dapat berasal dari berbagai sumber, baik aktivitas darat maupun latar belakang alami pesisir, dengan intensitas yang sangat dipengaruhi kondisi cuaca, terutama pada malam hari.

DLH Provinsi DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pemantauan kualitas udara secara berkelanjutan, mengevaluasi operasional RDF Plant Rorotan secara bertahap, serta menyampaikan informasi kepada masyarakat secara terbuka dan berbasis data ilmiah.

“Penguatan teknologi dan kehati-hatian lingkungan adalah prinsip utama kami. RDF Plant Rorotan dibangun sebagai solusi pengelolaan sampah yang modern, aman, dan bertanggung jawab bagi Jakarta untuk menghindari krisis pengelolaan sampah seperti di daerah lain,” pungkas Asep.

dki jakarta infojelajah infojelajah.com rdf plant rorotan rorotan
Previous ArticleDLH DKI Jakarta Angkut 137 Ton Sampah dari Pesisir Tanggul Laut Muara Baru
Next Article Lisa BLACKPINK Syuting di Kota Tua, Wisata Jakarta

Artikel Terkait

Pasar

Thrifting Topi di Pasar Baru dengan Harga 50 Ribu

16 Maret 2026 | 11:21
Pasar

Tanah Abang, Serunya Berburu Busana Muslim Incaran Jelang Lebaran 2026

13 Maret 2026 | 16:10
Jakarta Kini

DLH DKI Kerahkan 2.859 Petugas Jaga Jakarta Tetap Bersih Selama Libur Lebaran 1447 H

13 Maret 2026 | 15:49
Jakarta Kini

Kue Kering Pasar Jatinegara Di Serbu Pembeli Jelang Lebaran

12 Maret 2026 | 16:15
Jakarta Kini

Hampers Kue Kering Jadi Ajang Diplomasi dan Silaturahmi Karyawan Korporat

12 Maret 2026 | 15:47
Jakarta Kini

Hemat! Ini Rahasia Dapetin Hampers Kue Kering Harga di Bawah 100 Ribu.

12 Maret 2026 | 15:25
Advertisement
Infojelajah
Top Posts

Mengupas Identitas Pasar Jatinegara, Dulunya Bernama Pasar Meester

Pasar By Info Jelajah15 Februari 2024 | 16:30

Thrifting Topi di Pasar Baru dengan Harga 50 Ribu

Pasar By Info Jelajah16 Maret 2026 | 11:21

Stroom Coffee Gambir, Cafe Hidden Gem Bergaya Kolonial di Tengah Jakarta

Jakarta Kini By Info Jelajah8 Oktober 2025 | 14:56

Sepeda Ontel Bagian Wisata Kota Tua Jakarta

Jakarta Kini By Info Jelajah5 November 2025 | 13:54

Top 5 Rekomendasi Kopi Hitam Tanpa Ampas: Sehat dan Harga Terjangkau!

Jakarta Kini By Info Jelajah25 Oktober 2025 | 02:15
Don't Miss

Melihat Aurora Borealis 2026: Ini Waktu dan Lokasi Terbaiknya, Jangan Sampai Gagal!

By samm9 April 2026 | 20:49

Bagi para traveler, melihat aurora borealis 2026 atau cahaya utara menjadi salah satu pengalaman yang…

Thrifting Topi di Pasar Baru dengan Harga 50 Ribu

16 Maret 2026 | 11:21

Tanah Abang, Serunya Berburu Busana Muslim Incaran Jelang Lebaran 2026

13 Maret 2026 | 16:10

DLH DKI Kerahkan 2.859 Petugas Jaga Jakarta Tetap Bersih Selama Libur Lebaran 1447 H

13 Maret 2026 | 15:49
Advertisement
Infojelajah
Infojelajah.com Logo
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© Info Jelajah 2026 | All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.