Close Menu
Infojelajah.com
  • Pasar
  • Jakarta Kini
  • Wisata
  • Kuliner
  • Entertainment
  • Foto Jelajah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kirab Merah Putih HUT ke-81 Kobarkan Semangat Persatuan Pemuda dan Lawan Provokasi

19 Agustus 2026 | 14:24

Promo Kemerdekaan: Tarif Transjakarta, MRT, dan LRT DKI Jakarta Resmi Jadi Rp8 Spesial HUT ke-81 RI

14 Agustus 2026 | 15:31

Flashback Momen Haru Siaran Langsung BLACKPINK di Anniversary ke-10

13 Agustus 2026 | 11:59
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Infojelajah.com
  • Pasar
  • Jakarta Kini
  • Wisata
  • Kuliner
  • Entertainment
  • Foto Jelajah
Infojelajah.com
  • Pasar
  • Jakarta Kini
  • Wisata
  • Kuliner
  • Entertainment
  • Foto Jelajah
Home » Jakarta Kini » DLH DKI Pastikan SPKU di RDF Plant Rorotan Tetap Aktif, Jalani Kalibrasi demi Data Akurat
Jakarta Kini

DLH DKI Pastikan SPKU di RDF Plant Rorotan Tetap Aktif, Jalani Kalibrasi demi Data Akurat

Info JelajahBy Info Jelajah3 Februari 2026 | 09:42
Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Copy Link
WhatsApp Image 2026 02 03 at 08.22.08
Share
WhatsApp Facebook Twitter Email Copy Link

Infojelajah - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi DKI Jakarta menegaskan bahwa Sistem Pemantau Kualitas Udara (SPKU) di sekitar fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) Plant Rorotan, Cilincing, tidak dimatikan. Rumor yang beredar di masyarakat terkait penghentian alat pemantau kualitas udara dipastikan tidak benar.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menjelaskan bahwa SPKU saat ini tengah menjalani uji kolokasi atau kalibrasi lapangan untuk memastikan data kualitas udara dan kebauan yang dihasilkan akurat, presisi, dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

WhatsApp Image 2026 02 03 at 08.22.11
sumber foto : DLH DKI Jakarta
WhatsApp Image 2026 02 03 at 08.22.13 1
sumber foto : DLH DKI Jakarta

“Tidak ada pemadaman atau penghentian pemantauan. Yang dilakukan adalah proses kalibrasi lapangan agar sensor membaca kondisi lingkungan secara tepat dan tidak menimbulkan salah tafsir terhadap data mentah,” tegas Asep.

Baca Juga

  • Kirab Merah Putih HUT ke-81 Kobarkan Semangat Persatuan Pemuda dan Lawan Provokasi
  • Promo Kemerdekaan: Tarif Transjakarta, MRT, dan LRT DKI Jakarta Resmi Jadi Rp8 Spesial HUT ke-81 RI

Advertisement

Asep menjelaskan, uji kolokasi merupakan tahapan teknis yang lazim dilakukan pada sistem pemantauan kualitas udara, terutama pada teknologi baru. Proses ini dilakukan untuk mengidentifikasi potensi bias sensor akibat karakter lingkungan setempat, termasuk pengaruh wilayah pesisir.

Sejak akhir Desember 2025, DLH telah memasang delapan unit SPKU di sekitar RDF Plant Rorotan. Seluruh SPKU tersebut dilengkapi sensor pemantauan kebauan ambien dengan parameter antara lain amoniak, hidrogen sulfida, metil merkaptan, metil sulfida, dan stirena. Sistem ini menjadi yang pertama di Indonesia yang secara khusus dilengkapi sensor pengukur kebauan ambien.

WhatsApp Image 2026 02 03 at 08.22.07 1
Sumber foto : DLH DKI Jakarta

Dalam proses uji kolokasi, DLH melakukan pengambilan sampel kebauan ambien secara terstandardisasi, kemudian mengujinya di laboratorium terakreditasi. Hasil laboratorium tersebut selanjutnya dibandingkan dengan data pembacaan SPKU untuk penyempurnaan sistem sebelum data ditampilkan secara penuh kepada publik.

Baca Juga

  • Istana Tambah 3.400 Kuota Undangan HUT ke-81 RI Usai 336 Ribu Pendaftar
  • Transjakarta Laut ke Kepulauan Seribu: Rencana & Harapan Warga

Advertisement

“Data kebauan tidak bisa dibaca sebagai satu angka tunggal. SPKU berfungsi sebagai  early warning system dan alat membaca tren perubahan kualitas udara dari waktu ke waktu, bukan untuk menarik kesimpulan instan,” jelas Asep.

DLH menilai klarifikasi ini penting untuk meluruskan informasi yang berkembang di ruang publik. Senyawa kebauan tertentu dapat berasal dari berbagai sumber, baik aktivitas darat maupun latar belakang alami pesisir, dengan intensitas yang sangat dipengaruhi kondisi cuaca, terutama pada malam hari.

DLH Provinsi DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pemantauan kualitas udara secara berkelanjutan, mengevaluasi operasional RDF Plant Rorotan secara bertahap, serta menyampaikan informasi kepada masyarakat secara terbuka dan berbasis data ilmiah.

Baca Juga

  • Sixtynine Ultimate Resmi Hadir di Citra Garden City, Destinasi Kuliner Baru yang Menggabungkan Makanan dan Hiburan
  • Ditjen Bina Adwil Perkuat SDM Lewat Inovasi CEKATAN dan Integrasi Layanan Kearsipan

Advertisement

“Penguatan teknologi dan kehati-hatian lingkungan adalah prinsip utama kami. RDF Plant Rorotan dibangun sebagai solusi pengelolaan sampah yang modern, aman, dan bertanggung jawab bagi Jakarta untuk menghindari krisis pengelolaan sampah seperti di daerah lain,” pungkas Asep.

Baca Juga

  • Kolong Fly Over Pasar Rebo, dijadikan Arena Tinju & Skatepark
  • Jakarta Pilih Sampah: Pengelolaan Limbah dari Rumah Warga DKI Jakarta

Advertisement

DKI Jakarta Infojelajah infojelajah.com RDF Plant Rorotan Rorotan
Previous ArticleDLH DKI Jakarta Angkut 137 Ton Sampah dari Pesisir Tanggul Laut Muara Baru
Next Article Lisa BLACKPINK Syuting di Kota Tua, Wisata Jakarta

Artikel Terkait

Jakarta Kini

Kirab Merah Putih HUT ke-81 Kobarkan Semangat Persatuan Pemuda dan Lawan Provokasi

19 Agustus 2026 | 14:24
Jakarta Kini

Promo Kemerdekaan: Tarif Transjakarta, MRT, dan LRT DKI Jakarta Resmi Jadi Rp8 Spesial HUT ke-81 RI

14 Agustus 2026 | 15:31
Entertainment

Flashback Momen Haru Siaran Langsung BLACKPINK di Anniversary ke-10

13 Agustus 2026 | 11:59
Jakarta Kini

Istana Tambah 3.400 Kuota Undangan HUT ke-81 RI Usai 336 Ribu Pendaftar

13 Agustus 2026 | 11:23
Jakarta Kini

Transjakarta Laut ke Kepulauan Seribu: Rencana & Harapan Warga

13 Agustus 2026 | 10:48
Jakarta Kini

Sixtynine Ultimate Resmi Hadir di Citra Garden City, Destinasi Kuliner Baru yang Menggabungkan Makanan dan Hiburan

25 Juli 2026 | 12:22
Advertisement
Infojelajah
TERPOPULER

Kirab Merah Putih HUT ke-81 Kobarkan Semangat Persatuan Pemuda dan Lawan Provokasi

Jakarta Kini By samm19 Agustus 2026 | 14:24

Little Bangkok Tanah Abang Ramai Pengunjung

Pasar By samm11 Maret 2024 | 12:25

Promo Kemerdekaan: Tarif Transjakarta, MRT, dan LRT DKI Jakarta Resmi Jadi Rp8 Spesial HUT ke-81 RI

Jakarta Kini By Info Jelajah14 Agustus 2026 | 15:31

Flashback Momen Haru Siaran Langsung BLACKPINK di Anniversary ke-10

Entertainment By Info Jelajah13 Agustus 2026 | 11:59

Istana Tambah 3.400 Kuota Undangan HUT ke-81 RI Usai 336 Ribu Pendaftar

Jakarta Kini By Info Jelajah13 Agustus 2026 | 11:23

Transjakarta Laut ke Kepulauan Seribu: Rencana & Harapan Warga

Jakarta Kini By Info Jelajah13 Agustus 2026 | 10:48

Sixtynine Ultimate Resmi Hadir di Citra Garden City, Destinasi Kuliner Baru yang Menggabungkan Makanan dan Hiburan

Jakarta Kini By samm25 Juli 2026 | 12:22
BACA JUGA
Wisata

Istana Kepresidenan Tampaksiring: Fakta Menarik Bagian Destinasi Wisata Bali

By samm13 Februari 2024 | 17:51

Bali, pulau kecil nan menawan dengan hijaunya pegunungan, kini mengungkapkan keindahan tersembunyi di Istana Kepresidenan…

Nasi Goreng Ulek Belakang Kokas Unik Banget

29 April 2026 | 14:01

Itinerary Malang Batu 4 Hari: Panduan Rute Viral 2026

19 April 2026 | 07:00

Akasa Eco-Accommodation Karangasem Bali: Suaka Slow Travel

10 April 2026 | 05:08

Filosofi Kopi di Pos Bloc Jakarta Pusat: Perpaduan Aroma Kopi dan Nuansa Nostalgia

25 Oktober 2025 | 03:17

Pasar Tanah Abang, Pusat Grosir Terbesar Se-Asia Tenggara

8 Mei 2026 | 12:10
Advertisement
Infojelajah
Infojelajah.com Logo
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© Info Jelajah 2026 | All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.