Close Menu
Infojelajah.com
  • Pasar
  • Jakarta Kini
  • Wisata
  • Kuliner
  • Entertainment
  • Foto Jelajah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kolong Fly Over Pasar Rebo, dijadikan Arena Tinju & Skatepark

19 Mei 2026 | 16:36

Sung Kang “Aktor di Film Fast & Furious” Kunjungi Monumen Nasional

17 Mei 2026 | 21:13

Jelajahi Baiq Market Pasaraya Blok M, Koleksi Fashion Lucu dan Harga Terjangkau

17 Mei 2026 | 19:39
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Infojelajah.com
  • Pasar
  • Jakarta Kini
  • Wisata
  • Kuliner
  • Entertainment
  • Foto Jelajah
Infojelajah.com
  • Pasar
  • Jakarta Kini
  • Wisata
  • Kuliner
  • Entertainment
  • Foto Jelajah
Home » Jakarta Kini » DLH DKI Pastikan SPKU di RDF Plant Rorotan Tetap Aktif, Jalani Kalibrasi demi Data Akurat
Jakarta Kini

DLH DKI Pastikan SPKU di RDF Plant Rorotan Tetap Aktif, Jalani Kalibrasi demi Data Akurat

Info JelajahBy Info Jelajah3 Februari 2026 | 09:42
Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Copy Link
WhatsApp Image 2026 02 03 at 08.22.08
Share
WhatsApp Facebook Twitter Email Copy Link

Infojelajah - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi DKI Jakarta menegaskan bahwa Sistem Pemantau Kualitas Udara (SPKU) di sekitar fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) Plant Rorotan, Cilincing, tidak dimatikan. Rumor yang beredar di masyarakat terkait penghentian alat pemantau kualitas udara dipastikan tidak benar.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menjelaskan bahwa SPKU saat ini tengah menjalani uji kolokasi atau kalibrasi lapangan untuk memastikan data kualitas udara dan kebauan yang dihasilkan akurat, presisi, dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

WhatsApp Image 2026 02 03 at 08.22.11
sumber foto : DLH DKI Jakarta
WhatsApp Image 2026 02 03 at 08.22.13 1
sumber foto : DLH DKI Jakarta

“Tidak ada pemadaman atau penghentian pemantauan. Yang dilakukan adalah proses kalibrasi lapangan agar sensor membaca kondisi lingkungan secara tepat dan tidak menimbulkan salah tafsir terhadap data mentah,” tegas Asep.

Baca Juga

  • Kolong Fly Over Pasar Rebo, dijadikan Arena Tinju & Skatepark
  • Jakarta Pilih Sampah: Pengelolaan Limbah dari Rumah Warga DKI Jakarta

Advertisement

Asep menjelaskan, uji kolokasi merupakan tahapan teknis yang lazim dilakukan pada sistem pemantauan kualitas udara, terutama pada teknologi baru. Proses ini dilakukan untuk mengidentifikasi potensi bias sensor akibat karakter lingkungan setempat, termasuk pengaruh wilayah pesisir.

Sejak akhir Desember 2025, DLH telah memasang delapan unit SPKU di sekitar RDF Plant Rorotan. Seluruh SPKU tersebut dilengkapi sensor pemantauan kebauan ambien dengan parameter antara lain amoniak, hidrogen sulfida, metil merkaptan, metil sulfida, dan stirena. Sistem ini menjadi yang pertama di Indonesia yang secara khusus dilengkapi sensor pengukur kebauan ambien.

WhatsApp Image 2026 02 03 at 08.22.07 1
Sumber foto : DLH DKI Jakarta

Dalam proses uji kolokasi, DLH melakukan pengambilan sampel kebauan ambien secara terstandardisasi, kemudian mengujinya di laboratorium terakreditasi. Hasil laboratorium tersebut selanjutnya dibandingkan dengan data pembacaan SPKU untuk penyempurnaan sistem sebelum data ditampilkan secara penuh kepada publik.

Baca Juga

  • Progres Hunian Baru Warga Bantaran Rel Pasar Senen Dikebut
  • DKPKP DKI Jakarta Jelaskan Perbedaan Siomai Ikan Sapu Sapu dan Tenggiri yang Perlu Diketahui

Advertisement

“Data kebauan tidak bisa dibaca sebagai satu angka tunggal. SPKU berfungsi sebagai  early warning system dan alat membaca tren perubahan kualitas udara dari waktu ke waktu, bukan untuk menarik kesimpulan instan,” jelas Asep.

DLH menilai klarifikasi ini penting untuk meluruskan informasi yang berkembang di ruang publik. Senyawa kebauan tertentu dapat berasal dari berbagai sumber, baik aktivitas darat maupun latar belakang alami pesisir, dengan intensitas yang sangat dipengaruhi kondisi cuaca, terutama pada malam hari.

DLH Provinsi DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pemantauan kualitas udara secara berkelanjutan, mengevaluasi operasional RDF Plant Rorotan secara bertahap, serta menyampaikan informasi kepada masyarakat secara terbuka dan berbasis data ilmiah.

Baca Juga

  • Program 1000 Pramudi Mikrotrans Berdaya Tahap 2 Dibuka!
  • Museum Nasional Indonesia, Rayakan HUT ke-248 dengan Tiket Rp2.480!

Advertisement

“Penguatan teknologi dan kehati-hatian lingkungan adalah prinsip utama kami. RDF Plant Rorotan dibangun sebagai solusi pengelolaan sampah yang modern, aman, dan bertanggung jawab bagi Jakarta untuk menghindari krisis pengelolaan sampah seperti di daerah lain,” pungkas Asep.

Baca Juga

  • Tarif Rp1 Naik Transportasi Umum Jakarta, Hadiah Spesial Hari Transportasi Nasional 2026
  • Night at Ragunan Berikan Pengalaman Melihat Satwa dan Olahraga Malam di Jakarta Selatan

Advertisement

DKI Jakarta Infojelajah infojelajah.com RDF Plant Rorotan Rorotan
Previous ArticleDLH DKI Jakarta Angkut 137 Ton Sampah dari Pesisir Tanggul Laut Muara Baru
Next Article Lisa BLACKPINK Syuting di Kota Tua, Wisata Jakarta

Artikel Terkait

Jakarta Kini

Kolong Fly Over Pasar Rebo, dijadikan Arena Tinju & Skatepark

19 Mei 2026 | 16:36
Entertainment

Sung Kang “Aktor di Film Fast & Furious” Kunjungi Monumen Nasional

17 Mei 2026 | 21:13
Entertainment

Jelajahi Baiq Market Pasaraya Blok M, Koleksi Fashion Lucu dan Harga Terjangkau

17 Mei 2026 | 19:39
Pasar

Jelajahi Pasar Santa: Hub Kaos Vintage, Piringan Hitam, dan Koleksi Aksesoris Unik di Jakarta

17 Mei 2026 | 18:30
Kuliner

Gelora Bakery Jatinegara Sejak Tahun 1980an “Roti jadul” Tetap Jaga Eksistensi Hingga Saat Ini

13 Mei 2026 | 10:11
Jakarta Kini

Jakarta Pilih Sampah: Pengelolaan Limbah dari Rumah Warga DKI Jakarta

11 Mei 2026 | 11:48
Advertisement
Infojelajah
TERPOPULER

Kolong Fly Over Pasar Rebo, dijadikan Arena Tinju & Skatepark

Jakarta Kini By Info Jelajah19 Mei 2026 | 16:36

Sung Kang “Aktor di Film Fast & Furious” Kunjungi Monumen Nasional

Entertainment By Info Jelajah17 Mei 2026 | 21:13

Jakarta Pusat Aktifivitas Tanpa Henti

Wisata By Info Jelajah21 Mei 2024 | 16:30

Jelajahi Baiq Market Pasaraya Blok M, Koleksi Fashion Lucu dan Harga Terjangkau

Entertainment By Info Jelajah17 Mei 2026 | 19:39

Jelajahi Pasar Santa: Hub Kaos Vintage, Piringan Hitam, dan Koleksi Aksesoris Unik di Jakarta

Pasar By Info Jelajah17 Mei 2026 | 18:30

Gelora Bakery Jatinegara Sejak Tahun 1980an “Roti jadul” Tetap Jaga Eksistensi Hingga Saat Ini

Kuliner By Info Jelajah13 Mei 2026 | 10:11

Jakarta Pilih Sampah: Pengelolaan Limbah dari Rumah Warga DKI Jakarta

Jakarta Kini By Info Jelajah11 Mei 2026 | 11:48
BACA JUGA
Jakarta Kini

DLH DKI Pastikan SPKU di RDF Plant Rorotan Tetap Aktif, Jalani Kalibrasi demi Data Akurat

By Info Jelajah3 Februari 2026 | 09:42

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi DKI Jakarta menegaskan bahwa Sistem Pemantau Kualitas Udara (SPKU) di…

Hampers Kue Kering Jadi Ajang Diplomasi dan Silaturahmi Karyawan Korporat

12 Maret 2026 | 15:47

DLH DKI Jakarta Angkut 137 Ton Sampah dari Pesisir Tanggul Laut Muara Baru

19 Januari 2026 | 14:32

Gudeg Pawon Yogyakarta Legendaris: Rahasia Rasa Tungku Kayu

16 April 2026 | 09:25

Murah Bangat! 15 Ribu Thrifting di Pasar Senen

14 Februari 2024 | 17:20

Penjahit Jatinegara: Kompleksitas Perjuangan Dalam Mengejar Rezeki

13 Februari 2024 | 17:10
Advertisement
Infojelajah
Infojelajah.com Logo
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© Info Jelajah 2026 | All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.