Infojelajah - Bandung dikenal sebagai Paris Van Java karena keindahan kotanya, salah satu yang tetap eksis dan digemari anak muda adalah budaya berburu barang bekas atau pasar thrifting di Bandung. Dari lorong-lorong pasar tradisional hingga toko modern, dan ini beberapa pasar yang menarik di Bandung :
Pasar di Bandung seperti Gedebage dan Astanaanyar menawarkan pengalaman berbelanja yang dilengkapi dengan panduan parkir dan estimasi harga untuk memudahkan pengunjung.
1. Pasar Cimol Gedebage, Legenda Pusat Thrifting Terbesar

Jika berbicara tentang pasar di Bandung untuk urusan baju bekas, Gedebage adalah nama pertama yang muncul. Pasar ini telah lama menjadi destinasi utama bagi pecinta barang vintage.
Baca Juga
Advertisement
- Apa Saja yang Ada? Anda bisa menemukan hampir semua item fashion, mulai dari kaus, jaket, kemeja, kemeja flanel, hoodie, crewneck, hingga aksesoris seperti tas dan sepatu.
- Estimasi Harga: Harga barang di sini sangat bersahabat, mulai dari Rp25.000 hingga ratusan ribu rupiah untuk barang branded. Dengan modal Rp50.000, Anda sudah bisa membawa pulang beberapa potong pakaian berkualitas jika pandai menawar.
- Logistik & Parkir: Terletak di Jalan Soekarno Hatta, akses ke pasar ini cukup mudah. Untuk parkir, tersedia area parkir motor yang luas di depan area pasar, namun untuk mobil terkadang perlu mencari slot di sekitar area ruko karena keramaian pengunjung setiap harinya.
2. Pasar Lilin Astanaanyar
Pasar Lilin memiliki keunikan karena baru mulai beroperasi setelah magrib hingga tengah malam.
- Daya Tarik: Pasar ini dikenal sebagai rujukan utama bagi mereka yang mencari sepatu second berkualitas. Selain sepatu, Anda juga bisa menemukan berbagai jenis pakaian sisa atau barang reject dari merek ternama.
- Estimasi Harga: Mirip dengan Gedebage, harga dibanderol mulai dari Rp25.000. Kemeja kuliah atau blazer seringkali dijual disini.
- Kondisi Parkir: Lokasinya berada di sepanjang trotoar Jalan Astana Anyar. Parkir motor biasanya berjejer di pinggir jalan, sementara bagi pengendara mobil disarankan datang lebih awal untuk mendapatkan tempat parkir di bahu jalan yang aman.

3. Pasar Barang Antik Cikapundung: Nostalgia Barang Vintage
Baca Juga
Advertisement
Bagi Anda yang mencari lebih dari sekadar pakaian, Pasar Antik Cikapundung adalah tempatnya. Berlokasi di lantai tiga Cikapundung Electronic Center, tempat ini menawarkan sensasi nostalgia yang kental.
- Koleksi Barang: Di sini tersedia kamera analog, sound system antik, piringan hitam (vinyl), kaset, hingga ornamen dekorasi rumah bergaya retro.
- Estimasi Harga: Karena statusnya sebagai barang koleksi atau antik, harganya cenderung lebih tinggi dibandingkan pasar pakaian, berkisar antara Rp50.000 hingga mencapai jutaan rupiah tergantung kelangkaan barang.
- Akses Parkir: Berada di pusat kota dekat area Braga, parkir mobil dan motor tersedia di area gedung Cikapundung Electronic Center atau area parkir umum di Jalan ABC.
4. Pasar Jumat Pusdai & Pasar Baru
- Pasar Jumat Pusdai: Sesuai namanya, pasar kaget ini hanya buka setiap hari Jumat di depan Masjid Pusdai. Kebanyakan barang merupakan impor dari luar negeri dengan harga mulai dari Rp50.000. Parkir motor sangat melimpah di sekitar trotoar, namun mobil harus parkir di area lebih jauh karena padatnya pedagang.
- Pasar Baru Trade Center: Meskipun lebih dikenal untuk barang baru, lantai tertentu di Pasar Baru juga menyediakan pakaian preloved. Parkir tersedia di gedung parkir, (sekitar Rp5.000 atau lebih) dan aksesnya bisa sangat padat.
Strategi Thrifting Sukses di Bandung
Advertisement
Untuk mendapatkan pengalaman maksimal saat berburu di pasar thrifting di Bandung, perhatikan tips berikut:
- Tawar-menawar adalah hukum wajib di pasar tradisional seperti Gedebage. Jangan ragu menawar hingga setengah harga dari penawaran awal.
- Teliti setiap jahitan, noda, atau kancing yang hilang sebelum membayar.
- Datanglah di pagi hari agar suasana belum terlalu panas dan Anda menjadi “penglaris” yang biasanya memudahkan proses tawar-menawar.
- Jika memungkinkan, gunakan motor untuk mobilitas yang lebih lincah di tengah padatnya lalu lintas dan keterbatasan lahan parkir di beberapa titik pasar legendaris.
Pasar di Bandung menjadi salah satu tujuan untuk cuci mata bagi yang suka jalan jalan dan melihat barang antik.
Advertisement
