Close Menu
Infojelajah.com
  • Pasar
  • Jakarta Kini
  • Wisata
  • Kuliner
  • Entertainment
  • Foto Jelajah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kolong Fly Over Pasar Rebo, dijadikan Arena Tinju & Skatepark

19 Mei 2026 | 16:36

Sung Kang “Aktor di Film Fast & Furious” Kunjungi Monumen Nasional

17 Mei 2026 | 21:13

Jelajahi Baiq Market Pasaraya Blok M, Koleksi Fashion Lucu dan Harga Terjangkau

17 Mei 2026 | 19:39
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Infojelajah.com
  • Pasar
  • Jakarta Kini
  • Wisata
  • Kuliner
  • Entertainment
  • Foto Jelajah
Infojelajah.com
  • Pasar
  • Jakarta Kini
  • Wisata
  • Kuliner
  • Entertainment
  • Foto Jelajah
Home » Entertainment » Daya Tarik Thrifting di Dunia Fashion
Entertainment

Daya Tarik Thrifting di Dunia Fashion

Info JelajahBy Info Jelajah6 Mei 2024 | 16:54
Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Copy Link
Thrifting 1
Share
WhatsApp Facebook Twitter Email Copy Link

Alih-alih menjadi gerakan ramah lingkungan, justrumalah berpotensi menambah jumlah sampai pakaian dan aksesoris fesyen lain di tanah air. Oleh sebab itu, alangkah baiknya jika memang tujuannya mengurangi sampai lingkungan untuk memprioritaskan barang produk lokal menuju fesyen berkelanjutan.

Sisi lain juga kegiatan thrifting dikhawatirkan mebawa pengaruh negatif pada perkembangan perekonomian negara. Salah satunya ialah kecilnya minat masyarakat terhadap barang lokal dan lebih memilih produk ‘buangan’ negara lain. Secara tidak langsung dengan tidak banyaknya permintaan barang baru mempengaruhi rendahnya produktivitas produksi barang-barang fesyen buatan lokal. Bahkan, dalam jangka panjang tidak menutup kemungkinan bisa menurunkan pertumbuhan indutri pakaian dan aksesoris fesyen dalam negeri lainnya.  

Di lain sisi, kegiatan thrifting ini juga dengan jelas telah disampaikan pemerintahh melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) yang tertuang dalam peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 18 tahun 2021 Tentang Barang Dilarang Ekspor dan Barang Dilarang Impor.

Baca Juga

  • Sung Kang “Aktor di Film Fast & Furious” Kunjungi Monumen Nasional
  • Jelajahi Baiq Market Pasaraya Blok M, Koleksi Fashion Lucu dan Harga Terjangkau

Advertisement

Dalam pasal 2 Ayat 3 Disebutkan apa saja barang-barang yang dilarang impor ke Indonesia, di antaranya ialah karung bekas, kantong bekas termasuk juga pakaian bekas yang justru malah menjadi barang thrifting yang paling banyak dicari di Indonesia.

Meski sudah dengan jelas dilarang, aktiviats jual beli barang thrifting juga terus saja berjalan. Entah bagaimana ini bisa terus berlanjut, apakah tingginya minat konsumen masyarakat akan barang thrifting import, pedagang yang nakal atau memang lemahnya pengawasan dari pemerintah itu sendiri.

Bagaimanapun Toni (55), salah satu pedagang yang berjualan barang thrifting di Pasar Senen Jakarta Pusat mengaku pendapatannya selama lebih dari 15 tahun ini ialah dari hasil menjual barang-barang

Baca Juga

  • Update Rating Drama Korea April 2026: Persaingan Makin Sengit
  • Film Colony: Teror Virus Mutan Sutradara Train to Busan, Bertabur Bintang Papan Atas Korea!

Advertisement

“Saya sudah lama, sejak sebelum pasar terbakar dan dibangun lagi seperti sekarang. Saya dan keluarga mencari nafkah dengan mengandalkan jualan di sini,” katanya.

Toni mengaku mengaku mengetahui terkait larangan tersebut bahkan ia juga sempat mendengar issu pelarangan perdagangan baju trifting di area Pasar Senen. Namun, ia cukup lega karena masih bisa terus menjalankan usahanya tersebut. “Sempet khawatir bagaimana kalau beneran ditutup, saya dan teman-teman pedagang lain setidaknya diberikan solusi tidak tiba-tiba ditutup begitu saja,” ceritanya.

Namun jika ditarik jauh ke belakang, memang fenomena thrifting bukan hal yang baru terjadi tapi sudah berlangsung sejak puluhan tahun lalu. Sehingga ada baiknya pemerintah bisa memberikan dukungan dan pengawasan tanpa merugikan satu pihak dan tetap bisa memfasilitasi kebutuhan konsumen akan pemenuhan kebutuhan aksesoris fesyen yang berkualitas dengan harga yang terjangkau.

Baca Juga

  • Drama Korea Green Light: Choi Hyun-Wook dan Jung Chaeyeon Siap Bikin Baper
  • Kejutan Moving 2: Won Gyu-Bin Dikabarkan Jadi Kim Bong Seok

Advertisement

Dalam hal ini, pemerintah bisa saja bekerja sama dengan para pelaku industri untuk membuat produ fesyen yang mampu mengikuti tren dengan mode kekinian. Selain itu mengupayakan tren fesyen berkelanjutan dengan memanfaatkkan barang-barang yang masih layak pakai untuk dikategorikan menjadi barang thrifting. Sehingga bisa menghilangkan adanya barang thrifting yang diimpor dari luar negeri.

Hal ini mengingat, saat ini konsumen tidak terlalu mementingkan merek yang awalnya menjadi patokan utama dalam memilih pakaian dan aksesoris fesyen lain. Namun kini, rata-rata calon pembeli lebih memperhatikan kualitas dari barang tersebut. Hanya saja yang tidak berubah adalah bagaimana bisa mendapatkan barang berkualitas baik dengan harga yang sangat miring alias murah.

Perubahan prilaku ini bisa menjadi landasan bagi pemerintah dan pelaku usaha untuk bisa memanfaatkan hal ini dan meningkatkan produk lokal sendiri.

Baca Juga

  • Sinopsis Luka Makan Cinta Netflix: Drama Kuliner Penuh Emosi
  • Hong Hwa Yeon Filing for Love, Tayang 25 April: Sekretaris Misterius yang Menarik Perhatian

Advertisement

1 2 3 4 5
Fashion Jakarta Thrifting
Previous ArticlePecinta Kucing Transjakarta Bangun Komunitas
Next Article Mal Blok M Bernafas Hingga Saat Ini

Artikel Terkait

Entertainment

Sung Kang “Aktor di Film Fast & Furious” Kunjungi Monumen Nasional

17 Mei 2026 | 21:13
Entertainment

Jelajahi Baiq Market Pasaraya Blok M, Koleksi Fashion Lucu dan Harga Terjangkau

17 Mei 2026 | 19:39
Entertainment

Update Rating Drama Korea April 2026: Persaingan Makin Sengit

22 April 2026 | 21:53
Entertainment

Film Colony: Teror Virus Mutan Sutradara Train to Busan, Bertabur Bintang Papan Atas Korea!

22 April 2026 | 14:44
Entertainment

Drama Korea Green Light: Choi Hyun-Wook dan Jung Chaeyeon Siap Bikin Baper

18 April 2026 | 18:43
Entertainment

Kejutan Moving 2: Won Gyu-Bin Dikabarkan Jadi Kim Bong Seok

18 April 2026 | 05:54
Advertisement
Infojelajah
TERPOPULER

Pasar Gembrong Punya Cerita

Pasar By Info Jelajah18 Mei 2024 | 17:27

Pulau Tidung: Wajib diketahui Kenapa Musti Liburan ke Pulau ini?

Wisata By samm13 Februari 2024 | 19:58

Kolong Fly Over Pasar Rebo, dijadikan Arena Tinju & Skatepark

Jakarta Kini By Info Jelajah19 Mei 2026 | 16:36

Sung Kang “Aktor di Film Fast & Furious” Kunjungi Monumen Nasional

Entertainment By Info Jelajah17 Mei 2026 | 21:13

Jelajahi Baiq Market Pasaraya Blok M, Koleksi Fashion Lucu dan Harga Terjangkau

Entertainment By Info Jelajah17 Mei 2026 | 19:39

Jelajahi Pasar Santa: Hub Kaos Vintage, Piringan Hitam, dan Koleksi Aksesoris Unik di Jakarta

Pasar By Info Jelajah17 Mei 2026 | 18:30

Gelora Bakery Jatinegara Sejak Tahun 1980an “Roti jadul” Tetap Jaga Eksistensi Hingga Saat Ini

Kuliner By Info Jelajah13 Mei 2026 | 10:11
BACA JUGA
Entertainment

Sinopsis Luka Makan Cinta Netflix: Drama Kuliner Penuh Emosi

By samm18 April 2026 | 04:12

Sinopsis Luka Makan Cinta Netflix kini menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar serial drama Indonesia…

Pasar Gembrong Punya Cerita

18 Mei 2024 | 17:27

Kulineran di Jalan Sabang, Jakarta Pusat Banyak Pilihan!

29 April 2026 | 15:13

Wisata Batu Caves Malaysia: Pesona 272 Anak Tangga Pelangi dan Gua Purba

10 April 2026 | 02:09

Pasar Tasik Tanah Abang Membeludak Jelang Lebaran

11 Maret 2024 | 09:42

Pecinta Kucing Transjakarta Bangun Komunitas

6 Mei 2024 | 16:23
Advertisement
Infojelajah
Infojelajah.com Logo
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© Info Jelajah 2026 | All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.