Close Menu
Infojelajah.com
  • Pasar
  • Jakarta Kini
  • Wisata
  • Kuliner
  • Entertainment
  • Foto Jelajah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pasar Tanah Abang, Pusat Grosir Terbesar Se-Asia Tenggara

8 Mei 2026 | 12:10

Aumont Kofie Salah Satu Tempat Nongkrong di Menteng, Jakarta Pusat

8 Mei 2026 | 09:35

Cafe di BKT, 5 Rekomendasi Alternatif Tempat Nongkrong di Jakarta Timur

6 Mei 2026 | 16:11
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Infojelajah.com
  • Pasar
  • Jakarta Kini
  • Wisata
  • Kuliner
  • Entertainment
  • Foto Jelajah
Infojelajah.com
  • Pasar
  • Jakarta Kini
  • Wisata
  • Kuliner
  • Entertainment
  • Foto Jelajah
Home » Pasar » Pasar Tanah Abang, Pusat Grosir Terbesar Se-Asia Tenggara
Pasar

Pasar Tanah Abang, Pusat Grosir Terbesar Se-Asia Tenggara

Info JelajahBy Info Jelajah8 Mei 2026 | 12:10
Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Copy Link
Pasar Tanah Abang (foto: website Perumda Pasar Jaya)
Pasar Tanah Abang (foto: website Perumda Pasar Jaya)
Share
WhatsApp Facebook Twitter Email Copy Link

Infojelajah - Jakarta tidak hanya dikenal sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga sebagai episentrum perdagangan tekstil internasional melalui keberadaan Pasar Tanah Abang. Sebagai ikon perniagaan yang telah bertahan selama berabad-abad.

Pasar Tanah Abang selain tempat transaksi jual beli, melainkan simbol ketahanan ekonomi kerakyatan Indonesia. Predikatnya sebagai pusat grosir tekstil terbesar se-Asia Tenggara bukanlah klaim semata, melainkan fakta yang didukung oleh volume transaksi dan luas area yang mencakup ribuan tenant.

Sejarah dan Awal Mula Berdirinya Pasar Tanah Abang

Eksistensi Pasar Tanah Abang bermula pada masa kolonial Belanda. Kawasan ini dibangun pada tahun 1735 oleh Yustinus Vinck, seorang tuan tanah kaya raya yang mendapatkan izin dari Gubernur Jenderal Abraham Patras. Pada awal berdirinya, Pasar Tanah Abang hanya beroperasi pada hari Sabtu dan fokus menjual tekstil serta barang kelontong. Pembangunan pasar ini dilakukan secara bersamaan dengan Pasar Senen, yang pada masanya dihubungkan oleh sebuah jalur transportasi darat untuk memudahkan alur distribusi barang.

Baca Juga

  • Pasar Thrifting di Bandung Wajib dikunjungi!
  • Thrifting Topi di Pasar Baru dengan Harga 50 Ribu

Advertisement

Nama “Tanah Abang” sendiri memiliki beragam versi sejarah, namun yang paling populer dikaitkan dengan peristiwa penyerangan tentara Mataram ke Batavia pada tahun 1628. Tanah di kawasan tersebut berwarna merah (dalam bahasa Jawa, “abang” berarti merah), sehingga para prajurit menyebutnya tanah yang merah atau tanah abang. Sejak masa itu, peran Pasar Tanah Abang dalam perdagangan zaman dulu sangat krusial, terutama sebagai pemasok kebutuhan sandang bagi penduduk di dalam maupun di luar Batavia.

Mengapa Disebut Terbesar Se-Asia Tenggara?

Banyak orang bertanya mengapa Pasar Tanah Abang mendapatkan predikat terbesar se-Asia Tenggara. Jawabannya terletak pada kapasitas infrastruktur dan jaringan distribusinya. Luas bangunan total dari seluruh blok yang ada mencapai ratusan ribu meter persegi. Selain itu, perputaran uang di Pasar Tanah Abang bisa mencapai miliaran hingga triliun rupiah setiap bulannya, terutama menjelang hari raya besar seperti Lebaran.

Baca Juga

  • Tanah Abang, Serunya Berburu Busana Muslim Incaran Jelang Lebaran 2026
  • Blok M Viral Ditinggal Penyewa, Gubernur Pramono Tawarkan Sewa Gratis 2 Bulan!

Advertisement

Peran Pasar Tanah Abang dalam perdagangan zaman dulu hingga era modern terus berkembang. Jika dulu perdagangan hanya mencakup wilayah nusantara, kini Pasar Tanah Abang menjadi destinasi belanja bagi pedagang dari mancanegara, termasuk Malaysia, Brunei Darussalam, hingga negara-negara di benua Afrika. Kelengkapan jenis kain, pakaian jadi, hingga aksesoris mode menjadikan Pasar Tanah Abang sebagai kiblat tren busana muslim dunia.

Blok yang ada di Pasar Tanah Abang

Untuk memudahkan pengelolaan dan navigasi pengunjung, kawasan Pasar Tanah Abang dibagi menjadi beberapa blok besar yang saling terintegrasi:

Baca Juga

  • 5 Wisata Dekat Stasiun Solo Balapan yang Wajib Dikunjungi dalam Sehari
  • Pasar Gembrong Punya Cerita

Advertisement

  1. Blok A: Merupakan gedung yang paling modern dan nyaman (ber-AC). Blok ini fokus pada pakaian muslim, batik, dan perlengkapan haji.
  2. Blok B: Menyediakan berbagai macam busana wanita, pria, dan anak-anak dengan sistem grosir maupun eceran.
  3. Blok F: Dikenal sebagai pusat tekstil dan kain rol dengan harga yang sangat kompetitif.
  4. Blok G: Area yang diperuntukkan bagi pedagang kelas menengah ke bawah dan kuliner.
  5. Metro Tanah Abang: Fokus pada produk-produk fashion kekinian dan sering menjadi rujukan tren model terbaru.

Diperkirakan terdapat puluhan ribu tenant atau kios yang beroperasi di seluruh kawasan Pasar Tanah Abang. Jumlah tenant yang masif ini memungkinkan variasi harga dan kualitas yang sangat luas, sehingga pembeli memiliki banyak pilihan sesuai dengan anggaran mereka.

Aktivitas dan Jam Operasional

Aktivitas di Pasar Tanah Abang dimulai pagi. Bagi para pedagang grosir yang datang dari luar daerah, kegiatan transaksi bahkan sudah dimulai sejak dini hari di pasar tasik atau pasar subuh. Secara umum, jam operasional resmi Pasar Tanah Abang dimulai pukul 08.00 WIB dan tutup pada pukul 16.00 WIB setiap harinya. Namun, keramaian di sekitar area luar gedung biasanya sudah terlihat sejak pukul 06.00 WIB.

Baca Juga

  • Mal Blok M Bernafas Hingga Saat Ini
  • Pasar Poncol Arena Berburu Barang Loak

Advertisement

Pengunjung Pasar Tanah Abang disarankan datang lebih awal untuk menghindari kepadatan yang luar biasa, terutama pada akhir pekan. Dinamika di dalam Pasar Tanah Abang mencerminkan denyut nadi ekonomi yang nyata, di mana interaksi antara produsen konveksi lokal dan pembeli dari seluruh penjuru dunia bertemu di satu titik.

Tempat Parkir

Meskipun kawasan sekitarnya sering mengalami kemacetan, pengelola Pasar Tanah Abang telah menyediakan fasilitas tempat parkir yang cukup luas di dalam gedung, terutama di Blok A dan Blok B. Tempat parkir ini mampu menampung ribuan kendaraan roda dua dan roda empat. Selain itu, akses menuju Pasar Tanah Abang sangat dimudahkan dengan adanya Stasiun Tanah Abang yang terintegrasi langsung melalui jembatan penyeberangan multiguna (Skybridge).

Baca Juga

  • Pasar Asemka Surganya Souvenir dengan Harga Miring
  • Jelang Berbuka, Warga Berburu Takjil di Pasar Kue Subuh Senen

Advertisement

Skybridge ini tidak hanya berfungsi sebagai jalur pejalan kaki, tetapi juga menjadi tempat penataan bagi para pedagang kaki lima agar tidak mengganggu arus lalu lintas di bawahnya. Integrasi transportasi publik ini memperkuat posisi Pasar Tanah Abang sebagai pusat perbelanjaan yang inklusif dan mudah dijangkau oleh semua kalangan masyarakat.

Secara keseluruhan, Pasar Tanah Abang adalah warisan sejarah yang berhasil bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi modern. Dari sebuah pasar mingguan sederhana yang dibangun tahun 1735, kini Pasar Tanah Abang berdiri tegak sebagai pusat grosir Tekstil di jakarta.

Baca Juga

  • Little Bangkok Tanah Abang Ramai Pengunjung
  • 6 Hal Wajib di Ketahui Little Bangkok Tanah Abang, Surga Belanja Fashion di Jakarta

Advertisement

DKI Jakarta infojelajah.com Jakarta Pusat Pasar Tanah Abang
Previous ArticleAumont Kofie Salah Satu Tempat Nongkrong di Menteng, Jakarta Pusat

Artikel Terkait

Kuliner

Aumont Kofie Salah Satu Tempat Nongkrong di Menteng, Jakarta Pusat

8 Mei 2026 | 09:35
Kuliner

Cafe di BKT, 5 Rekomendasi Alternatif Tempat Nongkrong di Jakarta Timur

6 Mei 2026 | 16:11
Wisata

Menelusuri Kemegahan Shri Sanathana Dharma Aalayam,Kuil di Jakarta Barat Terbesar di Asia Tenggara

6 Mei 2026 | 14:46
Pasar

Pasar Thrifting di Bandung Wajib dikunjungi!

6 Mei 2026 | 14:05
Kuliner

Rasa Cempedak Goreng di Glodok Bikin Nagih!

4 Mei 2026 | 17:03
Kuliner

Kulineran di Klender Jadi Tren Baru Ada Kedai Makanan dan Tempat Nongkrong Kekinian

3 Mei 2026 | 17:43
Advertisement
Infojelajah
TERPOPULER

Aumont Kofie Salah Satu Tempat Nongkrong di Menteng, Jakarta Pusat

Kuliner By Info Jelajah8 Mei 2026 | 09:35

Cafe di BKT, 5 Rekomendasi Alternatif Tempat Nongkrong di Jakarta Timur

Kuliner By Info Jelajah6 Mei 2026 | 16:11

Rasa Cempedak Goreng di Glodok Bikin Nagih!

Kuliner By Info Jelajah4 Mei 2026 | 17:03

Drama Korea Green Light: Choi Hyun-Wook dan Jung Chaeyeon Siap Bikin Baper

Entertainment By samm18 April 2026 | 18:43

Hong Hwa Yeon Filing for Love, Tayang 25 April: Sekretaris Misterius yang Menarik Perhatian

Entertainment By samm16 April 2026 | 06:26

Lisa BLACKPINK Syuting di Kota Tua, Wisata Jakarta

Entertainment By Info Jelajah3 Februari 2026 | 11:54

Pasar Tanah Abang, Pusat Grosir Terbesar Se-Asia Tenggara

Pasar By Info Jelajah8 Mei 2026 | 12:10
BACA JUGA
Kuliner

3 Resep Olahan Ayam Praktis untuk Menu Sehari-hari

By samm24 April 2026 | 19:20

Mencari resep olahan ayam praktis untuk menu harian kini semakin mudah. Ayam memang menjadi bahan…

Foto: Keindahan Batu Akik Di Pasar Rawa Bening, Jatinegara

6 November 2024 | 17:17

Panduan Wisata Dieng 2026: Harga Tiket dan Rute Tol Terbaru

19 April 2026 | 06:26

Kejutan Moving 2: Won Gyu-Bin Dikabarkan Jadi Kim Bong Seok

18 April 2026 | 05:54

3 Hidangan Sayur Praktis Lezat, Menu Sehat Harian Anti Ribet

24 April 2026 | 19:33

Blok M Viral Ditinggal Penyewa, Gubernur Pramono Tawarkan Sewa Gratis 2 Bulan!

4 September 2025 | 09:37
Advertisement
Infojelajah
Infojelajah.com Logo
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© Info Jelajah 2026 | All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.