Close Menu
  • Pasar
  • Wisata
  • Jakarta Kini
  • Entertainment
  • Kisah Inspiratif
  • Foto Jelajah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Thrifting Topi di Pasar Baru dengan Harga 50 Ribu

16 Maret 2026 | 11:21

Tanah Abang, Serunya Berburu Busana Muslim Incaran Jelang Lebaran 2026

13 Maret 2026 | 16:10

DLH DKI Kerahkan 2.859 Petugas Jaga Jakarta Tetap Bersih Selama Libur Lebaran 1447 H

13 Maret 2026 | 15:49
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Infojelajah.com
  • Pasar
  • Wisata
  • Jakarta Kini
  • Entertainment
  • Kisah Inspiratif
  • Foto Jelajah
Infojelajah.com
  • Pasar
  • Wisata
  • Jakarta Kini
  • Entertainment
  • Kisah Inspiratif
  • Foto Jelajah
Home»Wisata»Ekowisata dan Pelestarian Alam Menjadi Alternatif Liburan Saat Ini
Wisata

Ekowisata dan Pelestarian Alam Menjadi Alternatif Liburan Saat Ini

Info JelajahBy Info Jelajah31 Oktober 2025 | 15:49
Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Copy Link
Ekowisata
Share
WhatsApp Facebook Twitter Email Copy Link

Ekowisata dan Pelestarian Alam menjadi alternatif liburan yang semakin diminati.

Tren liburan saat ini mengalami pergeseran besar. Jika dulu wisatawan lebih fokus pada tempat populer dan fasilitas mewah, kini banyak yang mulai mencari makna dalam setiap perjalanan terlihat dengan meningkatnya isu lingkungan.

Apa Itu Ekowisata dan Pelestarian Alam?

Ekowisata dan Pelestarian Alam adalah konsep pariwisata berkelanjutan yang menekankan tanggung jawab terhadap lingkungan serta kesejahteraan masyarakat lokal. Bukan sekadar jalan-jalan, tetapi juga bentuk partisipasi aktif dalam menjaga alam agar tetap lestari untuk generasi mendatang.

ilustrasi gambar

Contohnya, kegiatan ekowisata yang dapat diikuti wisatawan :

  • Menanam mangrove di kawasan pesisir Bali,
  • Mengikuti kegiatan bersih pantai di Lombok,
  • Atau belajar membuat kompos dan produk ramah lingkungan di desa wisata Jawa Tengah.

Destinasi Ekowisata dan Pelestarian Alam di Indonesia

Indonesia memiliki banyak tempat luar biasa yang kini menjadi ikon Ekowisata dan Pelestarian Alam dunia. Beberapa di antaranya:

ilustrasi gambar
  • Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur, Melindungi habitat satwa langka dunia, komodo.
  • Raja Ampat, Papua Barat Daya , Menjaga kelestarian terumbu karang dan kehidupan bawah laut.
  • Tangkahan, Sumatra Utara, Desa wisata konservasi gajah yang dikelola bersama masyarakat lokal.

Cara Sederhana Dukung Ekowisata dan Pelestarian Alam

Berlibur secara bertanggung jawab tidak harus sulit. Berikut langkah kecil yang bisa Anda lakukan untuk menjadi traveler yang peduli lingkungan:

  • Gunakan botol minum isi ulang untuk mengurangi limbah plastik.
  • Pilih akomodasi lokal atau homestay ketimbang hotel besar.
  • Hindari memberi makan atau mendekati satwa liar.
  • Bawa kembali semua sampah yang Anda hasilkan.

Dampak Positif Ekowisata Bagi Masyarakat Sekitar

ilustrasi gambar

Selain menjaga lingkungan, Ekowisata dan Pelestarian Alam juga berdampak besar bagi kesejahteraan masyarakat setempat. Dengan memilih produk lokal, makan di warung warga, atau membeli kerajinan tangan tradisional, uang yang Anda keluarkan langsung menggerakkan ekonomi desa.

Ekowisata membuka lapangan kerja baru, memperkuat ekonomi daerah, dan membantu pelestarian budaya lokal agar tidak hilang ditelan zaman.

Ekowisata dan Pelestarian Alam kini menjadi alternatif liburan yang bukan hanya menyenangkan, tetapi juga bermakna. Di tengah krisis lingkungan global, pilihan berwisata secara bertanggung jawab adalah langkah nyata untuk menjaga bumi tetap indah.

Jadi, saat Anda merencanakan perjalanan berikutnya, pilihlah destinasi ekowisata yang menjadi salah satu pilihan untuk menjaga keindahan alam dan sekitar.

Destinasi Pariwisata dki jakarta ekowisata infojelajah Wisata Jakarta
Previous ArticleLombok Menyimpan Pesona Rumah Tradisional Perlu Diketahui Traveler
Next Article Konser BLACKPINK di GBK: 1.500 Personel Dikerahkan, Ini Titik Parkir dan Pintu Masuk

Artikel Terkait

Pasar

Thrifting Topi di Pasar Baru dengan Harga 50 Ribu

16 Maret 2026 | 11:21
Pasar

Tanah Abang, Serunya Berburu Busana Muslim Incaran Jelang Lebaran 2026

13 Maret 2026 | 16:10
Jakarta Kini

DLH DKI Kerahkan 2.859 Petugas Jaga Jakarta Tetap Bersih Selama Libur Lebaran 1447 H

13 Maret 2026 | 15:49
Jakarta Kini

Kue Kering Pasar Jatinegara Di Serbu Pembeli Jelang Lebaran

12 Maret 2026 | 16:15
Jakarta Kini

Hampers Kue Kering Jadi Ajang Diplomasi dan Silaturahmi Karyawan Korporat

12 Maret 2026 | 15:47
Jakarta Kini

Hemat! Ini Rahasia Dapetin Hampers Kue Kering Harga di Bawah 100 Ribu.

12 Maret 2026 | 15:25
Infojelajah
Top Posts

Mengupas Identitas Pasar Jatinegara, Dulunya Bernama Pasar Meester

Pasar By Info Jelajah15 Februari 2024 | 16:30

Stroom Coffee Gambir, Cafe Hidden Gem Bergaya Kolonial di Tengah Jakarta

Jakarta Kini By Info Jelajah8 Oktober 2025 | 14:56

Sepeda Ontel Bagian Wisata Kota Tua Jakarta

Jakarta Kini By Info Jelajah5 November 2025 | 13:54

Destinasi Wisata Baru 2025, 7 Pulau Tersembunyi di Indonesia yang Belum Banyak Diketahui

Wisata By Info Jelajah27 Oktober 2025 | 12:27
Don't Miss

Thrifting Topi di Pasar Baru dengan Harga 50 Ribu

By Info Jelajah16 Maret 2026 | 11:21

Thrifting Topi di Pasar Baru dengan Harga 50 Ribu Bagi para pecinta fashion, kata thrifting…

Tanah Abang, Serunya Berburu Busana Muslim Incaran Jelang Lebaran 2026

13 Maret 2026 | 16:10

DLH DKI Kerahkan 2.859 Petugas Jaga Jakarta Tetap Bersih Selama Libur Lebaran 1447 H

13 Maret 2026 | 15:49

Kue Kering Pasar Jatinegara Di Serbu Pembeli Jelang Lebaran

12 Maret 2026 | 16:15
Infojelajah
Infojelajah.com Logo
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© Info Jelajah 2026 | All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.