Close Menu
  • Pasar
  • Wisata
  • Jakarta Kini
  • Entertainment
  • Kisah Inspiratif
  • Foto Jelajah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Thrifting Topi di Pasar Baru dengan Harga 50 Ribu

16 Maret 2026 | 11:21

Tanah Abang, Serunya Berburu Busana Muslim Incaran Jelang Lebaran 2026

13 Maret 2026 | 16:10

DLH DKI Kerahkan 2.859 Petugas Jaga Jakarta Tetap Bersih Selama Libur Lebaran 1447 H

13 Maret 2026 | 15:49
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Infojelajah.com
  • Pasar
  • Wisata
  • Jakarta Kini
  • Entertainment
  • Kisah Inspiratif
  • Foto Jelajah
Infojelajah.com
  • Pasar
  • Wisata
  • Jakarta Kini
  • Entertainment
  • Kisah Inspiratif
  • Foto Jelajah
Home»Kisah Inspiratif»Pak Dudung Di Usia Lansia Tetap Berjualan
Kisah Inspiratif

Pak Dudung Di Usia Lansia Tetap Berjualan

Info JelajahBy Info Jelajah21 Mei 2024 | 15:52
Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Copy Link
Pak Dudung Di Usia Lansia Tetap Berjualan
Pak Dudung Di Usia Lansia Tetap Berjualan
Share
WhatsApp Facebook Twitter Email Copy Link

Menilik lebih dekat lagi, orang lanjut usia sendiri merupakan seseorang yang berusia 60 tahun ke atas serta diharapkan untuk bisa menjaga fisiknya agar tetap hidup sehat, berkualitas dan produktif dalam menjalani kehidupan. Para lansia ini juga ikut dijaga oleh pemerintah melalui undang-undang nomor 13 tahun 1998 tentang kesejahteraan lanjut usia (Lansia).

Menariknya, angka lansia di Indonesia saat ini juga tidak bisa diktakan sedikit bahkan bisa dibilang cukup banyak yakni mencapai angka 29.32 juta jiwa pada tahun 2021. Bahkan angka ini diperkirakan akan mengalami kenaikan sebesar seperlima dari angka sebelumnya pada 2025 mendatang.

Berangkat dari hal tersebut, angka orang dengan kategori lanjut usia ke di tahun-tahun mendatang diperkirakan akan terus meningkat dan semakin besar. Oleh karena itu, pemerintah harus memfokuskan perharian secara khusus bagi masyarakat yang termasuk dalam ketegori lansia.

Hal ini mengingat ketika orang dengan kategori lansia bisa berdaya, sehat, mandiri dan sejahtera maka secara tidak langsung akan berdampak pada kualitas negara. Adapun orang yang masuk dalam kategori lansia yang sesuai standar bisa hidup dengan baik maka negara tersebut akan baik-baik saja, namun jika lannsia hidup dengan kondidi sebaliknya maka akan mau tidak mau mereka akan menjadi beban sebuah negara.

Lebih lanjut untuk perihal lansia sendiri, Indonesia mulai memasuki negara dengan kategori aging society atau sebuah negara yang memiliki penduduk tua. Dengan kata lain, hal ini berarti masyarakat dengan lanjut usia memiliki angka yang cukup besar dari total keseluruhan penduduk. Jika dirincikan maka, penduduk dengan kategori lanjut usia tercatat sudah mencapai sebesar lebih dari tujuh persen dari total keseluruhan jumlah penduduk yang ada di Indonesia.

Dengan adanya fakta yang ada tersebut, maka secara tidak langsung cukup untuk membuat Indonesia akan menghalami tantangan yang cukup signifikan dalam mendaulangi pemarsalahan yang muncul jika para penduduk yang masuk kategori lanjut usia ini tidak ditangani dengan baik.

Masalah akan menjadi lebih serius lagi jika ditambah dengan kurangnya kepedulian keluarga akan kesejahteraan pada orang dengan lanjut usia yang ada di dalam sebuah keluarga. Hal ini bisa diperburuk dengan adanya kekerasan terhadap orang tua, khususnya yang dilakukan pada mereka dengan kategori lanjut usia atau elderly abuse. Belum lagi keluarga yang abai dan tidak mau mengurus bahkan mentelantarkan orang dengan lanjut usia.

Dengan begitu, sangat jelas jika kesejahteraan para orang dengan lanjut usia tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja tetapi juga menjadii tanggung jawab keluarga dan masyarakat sekitar.

Menariknya ada banyak jenis pekerjaan yang dilakoni, di mana setiap mereka mempunyai caranya masing-masing untuk memenuhi kebutuhan hidup yang ada. Adapun semua pekerjaan yang ada tentu saja memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri.

Namun satu hal yang pasti ialah apapun pekerjaan yang dilakoni tujuannya adalah untuk menghasilkan pendapatan yang halal dan bisa dipergunakan untuk memenuhi semua kebutuhan yang ada tadi.

Dari sini jelas, apapun pekerjaan yang dilakukan sama sekali tidak salah selagi bisa menghasilkan pendapatan yang halal. Tentu saja semua tidak seperti yang dibayangkan, sebab ada banyak perbedaan yang sangat nyata dari setiap orang yang menjalani pekerjaan yang ada entah dari sisi usia, pendapatan hingga jenis pekerjaan.

Lebih parahnya, tidak semua pekerjaan yang dijalani cukup untuuk memenuhi kebutuhan dasar setiap orang. Sebab faktanya memang masih ada banyak sekali pekerjaan yang masih belum masuk dalam kategori layak. Faktanya beberapa orang yang justru kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan bahkan tak jarang ada yang hidup tanpa memiliki pekerjaan sama sekali alias penganggguran.

Kenyataan seperti ini memang bukanlah hal yang baru. Bahkan kondisi yang sama banyak sekali ditemui di negara-negara berkembang dan tak ayal juga ada di negara maju yang disebabkan oleh banyak faktor. Namun desakan yang ada akan kebutuhan sehari-hari di tengah sulitnya mendapatkan pekerjaan tetap harus dipenuhi. Untuk itu, kemudian banyak orang mulai menghalalkan berbagai cara untuk bisa mendapatkan penghasilan.

Ada banyak cara yang kemudian dilakukan mulai dari bekerja serabutan hingga tak jarang ada yang mencari jalan pintas dengan menggunakan hal-hal yang jelas melanggar hukum sekalipun.

1 2 3 4
berjualan rengginang di usia lansia infojelajah kisah hidup pak dudung potret kehidupan
Previous ArticleFoto : Pak Agus 20 Tahun Geluti Service Koper di Pasar Antik
Next Article Jakarta Pusat Aktifivitas Tanpa Henti

Artikel Terkait

Pasar

Thrifting Topi di Pasar Baru dengan Harga 50 Ribu

16 Maret 2026 | 11:21
Pasar

Tanah Abang, Serunya Berburu Busana Muslim Incaran Jelang Lebaran 2026

13 Maret 2026 | 16:10
Jakarta Kini

DLH DKI Kerahkan 2.859 Petugas Jaga Jakarta Tetap Bersih Selama Libur Lebaran 1447 H

13 Maret 2026 | 15:49
Jakarta Kini

Kue Kering Pasar Jatinegara Di Serbu Pembeli Jelang Lebaran

12 Maret 2026 | 16:15
Jakarta Kini

Hampers Kue Kering Jadi Ajang Diplomasi dan Silaturahmi Karyawan Korporat

12 Maret 2026 | 15:47
Jakarta Kini

Hemat! Ini Rahasia Dapetin Hampers Kue Kering Harga di Bawah 100 Ribu.

12 Maret 2026 | 15:25
Infojelajah
Top Posts

Mengupas Identitas Pasar Jatinegara, Dulunya Bernama Pasar Meester

Pasar By Info Jelajah15 Februari 2024 | 16:30

Stroom Coffee Gambir, Cafe Hidden Gem Bergaya Kolonial di Tengah Jakarta

Jakarta Kini By Info Jelajah8 Oktober 2025 | 14:56

Sepeda Ontel Bagian Wisata Kota Tua Jakarta

Jakarta Kini By Info Jelajah5 November 2025 | 13:54

Foto : Pak Agus 20 Tahun Geluti Service Koper di Pasar Antik

Foto Jelajah By Info Jelajah19 Mei 2024 | 09:55
Don't Miss

Thrifting Topi di Pasar Baru dengan Harga 50 Ribu

By Info Jelajah16 Maret 2026 | 11:21

Thrifting Topi di Pasar Baru dengan Harga 50 Ribu Bagi para pecinta fashion, kata thrifting…

Tanah Abang, Serunya Berburu Busana Muslim Incaran Jelang Lebaran 2026

13 Maret 2026 | 16:10

DLH DKI Kerahkan 2.859 Petugas Jaga Jakarta Tetap Bersih Selama Libur Lebaran 1447 H

13 Maret 2026 | 15:49

Kue Kering Pasar Jatinegara Di Serbu Pembeli Jelang Lebaran

12 Maret 2026 | 16:15
Infojelajah
Infojelajah.com Logo
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© Info Jelajah 2026 | All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.