Close Menu
Infojelajah.com
  • Pasar
  • Wisata
  • Jakarta Kini
  • Entertainment
  • Kisah Inspiratif
  • Foto Jelajah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Target Penangkapan 200 Kg Ikan Sapu-Sapu Jakarta Utara, Populasi Makin Mengkhawatirkan

18 April 2026 | 09:03

Wisata Stone Garden Padalarang: Menjelajah Dasar Laut Purba

18 April 2026 | 06:36

Misteri Makam Kuno Skotlandia Terungkap Lewat DNA

18 April 2026 | 06:16
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Infojelajah.com
  • Pasar
  • Wisata
  • Jakarta Kini
  • Entertainment
  • Kisah Inspiratif
  • Foto Jelajah
Infojelajah.com
  • Pasar
  • Wisata
  • Jakarta Kini
  • Entertainment
  • Kisah Inspiratif
  • Foto Jelajah
Home » Jakarta Kini » Target Penangkapan 200 Kg Ikan Sapu-Sapu Jakarta Utara, Populasi Makin Mengkhawatirkan
Jakarta Kini

Target Penangkapan 200 Kg Ikan Sapu-Sapu Jakarta Utara, Populasi Makin Mengkhawatirkan

sammBy samm18 April 2026 | 09:03
Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Copy Link
Ikan Sapu-Sapu Jakarta Utara
Ikan Sapu-Sapu Jakarta Utara (foto: NTV News)
Share
WhatsApp Facebook Twitter Email Copy Link

Infojelajah - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai serius menangani lonjakan populasi ikan sapu-sapu di sejumlah wilayah. Terbaru, Pemprov menargetkan penangkapan hingga 200 kilogram ikan sapu-sapu di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Gubernur Pramono Anung menyebutkan bahwa angka tersebut bahkan berpotensi terlampaui. Awalnya, target penangkapan diperkirakan hanya sekitar 150 kilogram. Namun, melihat hasil di lapangan, jumlah tangkapan diprediksi jauh lebih besar.

“Dari awal saja sudah terkumpul lebih dari 60 kilogram. Jadi sangat mungkin hasil akhirnya di atas 200 kilogram,” ujarnya dalam kegiatan di Jakarta Utara.

Baca Juga

  • Kuliner Sichuan Otentik di PIK: Cicipi Sate Herbal Kuan Zhai
  • Kuliner Jakarta Terbaik: Surga Makanan Khas Indonesia

Advertisement

Penangkapan Ikan Sapu-Sapu Jakarta Dilakukan Serentak

Tidak hanya terfokus di Jakarta Utara, kegiatan penangkapan ikan sapu-sapu juga dilakukan secara serentak di berbagai wilayah lain di ibu kota.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya pengendalian populasi ikan invasif yang dinilai merusak ekosistem perairan. Dengan strategi kolektif, diharapkan dampaknya bisa lebih signifikan.

Sebagai contoh, di Jakarta Timur, operasi penangkapan yang dilakukan di 10 kecamatan berhasil mengumpulkan hingga 763 kilogram ikan sapu-sapu. Angka ini menunjukkan bahwa populasi ikan tersebut memang sudah cukup tinggi.

Baca Juga

  • DLH DKI Kerahkan 2.859 Petugas Jaga Jakarta Tetap Bersih Selama Libur Lebaran 1447 H
  • Kue Kering Pasar Jatinegara Di Serbu Pembeli Jelang Lebaran

Advertisement

Sementara itu, di Jakarta Selatan, target yang ditetapkan bahkan lebih besar. Pemerintah kota setempat menargetkan penangkapan hingga lima ton ikan sapu-sapu di kawasan Setu Babakan, Jagakarsa.

Dengan demikian, skala penanganan masalah ini tidak lagi kecil, melainkan sudah menjadi perhatian serius lintas wilayah.

Populasi Ikan Sapu-Sapu Dinilai Mengganggu Ekosistem

Keberadaan ikan sapu-sapu di perairan Jakarta bukanlah tanpa masalah. Ikan ini dikenal sebagai spesies invasif yang dapat mengganggu keseimbangan ekosistem.

Baca Juga

  • Hampers Kue Kering Jadi Ajang Diplomasi dan Silaturahmi Karyawan Korporat
  • Hemat! Ini Rahasia Dapetin Hampers Kue Kering Harga di Bawah 100 Ribu.

Advertisement

Selain itu, ikan sapu-sapu juga memiliki kemampuan berkembang biak yang cukup cepat. Akibatnya, populasi mereka bisa meningkat dalam waktu singkat dan mendominasi habitat.

Di sisi lain, ikan ini juga sering merusak struktur dasar perairan dan mengganggu keberadaan ikan lokal. Hal ini tentu berdampak pada keberlanjutan ekosistem serta aktivitas perikanan masyarakat.

Oleh karena itu, pengendalian populasi menjadi langkah penting untuk menjaga keseimbangan lingkungan.

Baca Juga

  • DLH DKI Pastikan SPKU di RDF Plant Rorotan Tetap Aktif, Jalani Kalibrasi demi Data Akurat
  • DLH DKI Jakarta Angkut 137 Ton Sampah dari Pesisir Tanggul Laut Muara Baru

Advertisement

Metode Manual Dinilai Paling Efektif

Dalam upaya mengatasi masalah ini, pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan juga ikut terlibat.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Haeru Rahayu, menyatakan bahwa metode penangkapan manual masih menjadi cara paling efektif saat ini.

Menurutnya, pendekatan ini memungkinkan pengendalian populasi dilakukan secara langsung dan terukur. Selain itu, metode manual juga dinilai lebih aman bagi lingkungan dibandingkan penggunaan bahan kimia atau cara ekstrem lainnya.

Baca Juga

  • Kafe di Sekitar Banjir Kanal Timur Mulai Menjamur: Tempat Santai di Jakarta Timur
  • Sepeda Ontel Bagian Wisata Kota Tua Jakarta

Advertisement

Dengan kata lain, meski terlihat sederhana, metode ini tetap menjadi pilihan utama dalam kondisi saat ini.

KKP Siapkan Aturan Baru untuk Pengendalian Ikan Sapu-Sapu

Tidak berhenti di lapangan, pemerintah juga tengah menyiapkan kebijakan untuk memperkuat pengendalian ikan sapu-sapu.

KKP diketahui sedang melakukan revisi terhadap Peraturan Menteri yang sebelumnya telah diterbitkan. Tujuannya adalah agar aturan tersebut lebih aplikatif dan sesuai dengan kondisi terkini.

Baca Juga

  • 5 Makanan Tradisional Indonesia yang Kembali Populer
  • 4 Hal Menarik di Pasar Malem Narasi di GBK

Advertisement

Langkah ini diharapkan dapat memberikan panduan yang lebih jelas bagi pemerintah daerah dalam menangani masalah serupa.

Selain itu, koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah juga akan diperkuat. Dengan demikian, upaya pengendalian bisa berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.

Kolaborasi Jadi Kunci Pengendalian Populasi

Masalah ikan sapu-sapu tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Diperlukan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, hingga komunitas lingkungan.

Baca Juga

  • 5 Rekomendasi Bakso Enak dan Burger Hidden Gem di Jakarta, Wajib Coba!
  • Top 5 Rekomendasi Kopi Hitam Tanpa Ampas: Sehat dan Harga Terjangkau!

Advertisement

Kegiatan penangkapan massal yang dilakukan saat ini menjadi contoh nyata kolaborasi tersebut. Masyarakat dilibatkan secara langsung untuk membantu mengurangi populasi ikan invasif ini.

Di sisi lain, edukasi juga menjadi hal penting. Masyarakat perlu memahami dampak dari penyebaran ikan sapu-sapu agar tidak lagi melepaskan spesies ini ke perairan umum.

Dengan langkah yang terintegrasi, pengendalian populasi diharapkan bisa lebih efektif dalam jangka panjang.

Baca Juga

  • Terungkap! 3 Fakta Mengejutkan Sumber Air Pabrik AQUA di Subang
  • Stroom Coffee Gambir, Cafe Hidden Gem Bergaya Kolonial di Tengah Jakarta

Advertisement

Pengendalian Ikan Sapu-Sapu Jadi Prioritas

Secara keseluruhan, langkah Pemprov DKI Jakarta menargetkan penangkapan 200 kilogram ikan sapu-sapu di Jakarta Utara menunjukkan keseriusan dalam menangani masalah lingkungan.

Selain itu, operasi serentak di berbagai wilayah juga menjadi bukti bahwa persoalan ini sudah menjadi perhatian utama.

Dengan dukungan dari KKP serta kolaborasi berbagai pihak, pengendalian populasi ikan sapu-sapu diharapkan dapat berjalan lebih optimal.

Baca Juga

  • Mie Kangkung Kite Sejak Tahun 2002, Kuliner di Blok M
  • Blok M Viral Ditinggal Penyewa, Gubernur Pramono Tawarkan Sewa Gratis 2 Bulan!

Advertisement

Ke depan, keberhasilan program ini akan sangat bergantung pada konsistensi pelaksanaan serta kesadaran masyarakat dalam menjaga ekosistem perairan.

Ikan Sapu-sapu jakarta Populasi Ikan Sapu-Sapu
Previous ArticleWisata Stone Garden Padalarang: Menjelajah Dasar Laut Purba

Artikel Terkait

Wisata

Kuliner Sichuan Otentik di PIK: Cicipi Sate Herbal Kuan Zhai

16 April 2026 | 20:15
Wisata

Kuliner Jakarta Terbaik: Surga Makanan Khas Indonesia

13 April 2026 | 21:28
Jakarta Kini

DLH DKI Kerahkan 2.859 Petugas Jaga Jakarta Tetap Bersih Selama Libur Lebaran 1447 H

13 Maret 2026 | 15:49
Jakarta Kini

Kue Kering Pasar Jatinegara Di Serbu Pembeli Jelang Lebaran

12 Maret 2026 | 16:15
Jakarta Kini

Hampers Kue Kering Jadi Ajang Diplomasi dan Silaturahmi Karyawan Korporat

12 Maret 2026 | 15:47
Jakarta Kini

Hemat! Ini Rahasia Dapetin Hampers Kue Kering Harga di Bawah 100 Ribu.

12 Maret 2026 | 15:25
Advertisement
Infojelajah
TERPOPULER

Kuliner Sichuan Otentik di PIK: Cicipi Sate Herbal Kuan Zhai

Wisata By samm16 April 2026 | 20:15

Kejutan Moving 2: Won Gyu-Bin Dikabarkan Jadi Kim Bong Seok

Entertainment By samm18 April 2026 | 05:54

Misteri Makam Kuno Skotlandia Terungkap Lewat DNA

Wisata By samm18 April 2026 | 06:16

Cara Reservasi Pantai Tiga Warna Malang Terbaru April 2026

Wisata By samm16 April 2026 | 20:01

Wisata Stone Garden Padalarang: Menjelajah Dasar Laut Purba

Wisata By samm18 April 2026 | 06:36

Gudeg Pawon Yogyakarta Legendaris: Rahasia Rasa Tungku Kayu

Wisata By samm16 April 2026 | 09:25

Eksplorasi Wisata Lembang Terbaru 2026: Farmhouse dan Great Asia Africa

Wisata By samm15 April 2026 | 01:48
BACA JUGA
Entertainment

Hong Hwa Yeon Filing for Love, Tayang 25 April: Sekretaris Misterius yang Menarik Perhatian

By samm16 April 2026 | 06:26

Drama Korea terbaru Filing for Love semakin menarik perhatian publik menjelang penayangannya. Salah satu sorotan…

Little Bangkok Tanah Abang Ramai Pengunjung

11 Maret 2024 | 12:25

Bus Transjakarta Tetap Melayani Pelanggan Saat Pemilu 2024

14 Februari 2024 | 16:15

KAIZEN HERITAGE REKOMEN TEMPAT NONGKRONG DI BUARAN

20 Oktober 2025 | 02:15

Transformasi Baju Bekas Pasar Atom Menjadi Mode Fashion

14 Februari 2024 | 16:43

Surganya Batu Akik Jatinegara di Jakarta

15 Februari 2024 | 15:49
Advertisement
Infojelajah
Infojelajah.com Logo
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© Info Jelajah 2026 | All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.