Close Menu
Infojelajah.com
  • Pasar
  • Jakarta Kini
  • Wisata
  • Kuliner
  • Entertainment
  • Foto Jelajah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kolong Fly Over Pasar Rebo, dijadikan Arena Tinju & Skatepark

19 Mei 2026 | 16:36

Sung Kang “Aktor di Film Fast & Furious” Kunjungi Monumen Nasional

17 Mei 2026 | 21:13

Jelajahi Baiq Market Pasaraya Blok M, Koleksi Fashion Lucu dan Harga Terjangkau

17 Mei 2026 | 19:39
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Infojelajah.com
  • Pasar
  • Jakarta Kini
  • Wisata
  • Kuliner
  • Entertainment
  • Foto Jelajah
Infojelajah.com
  • Pasar
  • Jakarta Kini
  • Wisata
  • Kuliner
  • Entertainment
  • Foto Jelajah
Home » Jakarta Kini » Penangkapan Ikan Sapu-Sapu Diperluas di Jakarta untuk Kendalikan Populasi
Jakarta Kini

Penangkapan Ikan Sapu-Sapu Diperluas di Jakarta untuk Kendalikan Populasi

sammBy samm20 April 2026 | 21:53
Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Copy Link
Penangkapan Ikan Sapu-Sapu
Penangkapan Ikan Sapu-Sapu Diperluas di Jakarta (foto: freepik)
Share
WhatsApp Facebook Twitter Email Copy Link

Infojelajah - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan pentingnya langkah nyata dalam mengendalikan populasi ikan sapu-sapu yang semakin meluas di berbagai perairan ibu kota. Pernyataan ini disampaikan sebagai respons atas kekhawatiran meningkatnya dampak ekologis yang ditimbulkan oleh spesies invasif tersebut.

Seiring waktu, ikan sapu-sapu semakin mudah ditemukan di sungai, waduk, hingga danau di Jakarta. Bahkan, keberadaannya kini dinilai mengganggu keseimbangan ekosistem air tawar. Oleh karena itu, pemerintah daerah diminta untuk tidak hanya melakukan penangkapan di titik tertentu, tetapi juga memperluas jangkauan operasi ke seluruh wilayah yang terdampak.

Dampak Ikan Sapu-Sapu terhadap Ekosistem Perairan Jakarta

Ikan sapu-sapu dikenal memiliki kemampuan adaptasi yang sangat tinggi. Selain itu, spesies ini mampu bertahan hidup di kondisi air yang kurang bersih sekalipun. Akibatnya, mereka dengan cepat mendominasi habitat yang seharusnya menjadi tempat hidup ikan lokal.

Baca Juga

  • Kolong Fly Over Pasar Rebo, dijadikan Arena Tinju & Skatepark
  • Jakarta Pilih Sampah: Pengelolaan Limbah dari Rumah Warga DKI Jakarta

Advertisement

Lebih lanjut, dominasi ini berpotensi menurunkan keanekaragaman hayati. Ikan-ikan lokal yang memiliki nilai ekologis dan ekonomi bisa terancam keberadaannya.

Tidak hanya itu, pertumbuhan populasi ikan sapu-sapu yang tidak terkendali juga dapat memicu ketidakseimbangan rantai makanan di dalam ekosistem perairan. Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka dampaknya bisa semakin luas dan sulit dikendalikan.

Strategi Penangkapan Ikan Sapu-Sapu yang Lebih Luas dan Terarah

Penangkapan Ikan Sapu-Sapu Diperluas di Jakarta untuk Kendalikan Populasi
Penangkapan Ikan Sapu-Sapu Diperluas di Jakarta untuk Kendalikan Populasi (foto: Pemprov DKI Jakarta)

Dalam upaya mengatasi persoalan ini, Pramono Anung menekankan bahwa penangkapan ikan sapu-sapu harus dilakukan secara sistematis. Artinya, kegiatan ini tidak boleh bersifat sporadis atau hanya sesekali dilakukan.

Baca Juga

  • Progres Hunian Baru Warga Bantaran Rel Pasar Senen Dikebut
  • DKPKP DKI Jakarta Jelaskan Perbedaan Siomai Ikan Sapu Sapu dan Tenggiri yang Perlu Diketahui

Advertisement

Sebaliknya, diperlukan strategi yang terencana dan berkelanjutan. Pemerintah daerah juga diharapkan melibatkan berbagai pihak, mulai dari instansi terkait hingga masyarakat umum.

Dengan pendekatan yang terkoordinasi, diharapkan pengendalian populasi ikan sapu-sapu dapat berjalan lebih efektif tanpa menimbulkan dampak negatif baru bagi lingkungan.

Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat Jadi Kunci

Selain upaya teknis, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberhasilan program ini. Warga diharapkan ikut berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan perairan.

Baca Juga

  • Program 1000 Pramudi Mikrotrans Berdaya Tahap 2 Dibuka!
  • Museum Nasional Indonesia, Rayakan HUT ke-248 dengan Tiket Rp2.480!

Advertisement

Pasalnya, kondisi air yang tercemar sering kali menjadi salah satu faktor utama berkembangnya ikan sapu-sapu. Limbah rumah tangga dan sampah yang dibuang sembarangan dapat menciptakan habitat yang ideal bagi spesies ini.

Oleh karena itu, kesadaran kolektif masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga kualitas air tetap baik.

Potensi Pemanfaatan Ikan Sapu-Sapu

Di sisi lain, pemerintah juga mulai mempertimbangkan pemanfaatan ikan sapu-sapu sebagai alternatif bernilai ekonomi. Beberapa daerah di Indonesia telah mencoba mengolah ikan ini menjadi produk kerajinan atau bahkan bahan pangan.

Baca Juga

  • Tarif Rp1 Naik Transportasi Umum Jakarta, Hadiah Spesial Hari Transportasi Nasional 2026
  • Night at Ragunan Berikan Pengalaman Melihat Satwa dan Olahraga Malam di Jakarta Selatan

Advertisement

Namun demikian, pemanfaatan tersebut masih memerlukan kajian lebih lanjut, terutama terkait keamanan dan kelayakannya untuk dikonsumsi.

Meski begitu, langkah ini dinilai dapat menjadi solusi tambahan dalam mengurangi populasi ikan sapu-sapu sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Komitmen Menjaga Lingkungan Perairan Jakarta

Langkah memperluas penangkapan ikan sapu-sapu menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menjaga ekosistem perairan.

Baca Juga

  • Water Station, Solusi Lepas Dahaga di Transjakarta dan Ruang Publik di Jakarta
  • Nonton Kecak “Glow in The Dark” Pertama di Jakarta, Rayakan HUT TMII ke-51 dengan Sensasi Berbeda!

Advertisement

Tidak hanya fokus pada penanggulangan, pemerintah juga berupaya memastikan keberlanjutan lingkungan hidup di masa depan. Hal ini penting mengingat perairan kota memiliki peran vital bagi kehidupan masyarakat.

Selain itu, kebijakan ini juga menjadi sinyal bahwa pengelolaan lingkungan harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan.

Penangkapan Ikan Sapu-Sapu sebagai Langkah Nyata

Secara keseluruhan, perluasan operasi penangkapan ikan sapu-sapu diharapkan mampu menekan populasinya secara signifikan. Namun, keberhasilan program ini tentu membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.

Baca Juga

  • Pameran Galeri Nasional, Saatnya Melihat Karya dari Sudut Pandang yang Lebih Dekat
  • Promo Tiket TMII 51 Persen Meriahkan HUT ke-51 di Jakarta

Advertisement

Dengan adanya sinergi antara pemerintah dan masyarakat, keseimbangan ekosistem perairan di Jakarta diharapkan dapat kembali terjaga.

Pada akhirnya, langkah ini bukan hanya soal mengendalikan spesies invasif, tetapi juga tentang menjaga kualitas lingkungan dan kehidupan masyarakat di masa mendatang.

Baca Juga

  • Revitalisasi Kota Tua Jakarta Dimulai, Dibagi Jadi Tiga Zona
  • Daftar 103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta 2026/2027, Ini Rinciannya

Advertisement

Ikan Invasif Ikan Sapu-sapu Jakarta Kebijakan Lingkungan Pelestarian Ekosistem Perairan Kota Pramono Anung Sungai Jakarta
Previous ArticleAsinan Betawi Jaelani, Kuliner Segar Legendaris di Jakarta
Next Article Lezatnya Mango Sticky Rice Thailand yang Bikin Nagih

Artikel Terkait

Jakarta Kini

Kolong Fly Over Pasar Rebo, dijadikan Arena Tinju & Skatepark

19 Mei 2026 | 16:36
Jakarta Kini

Jakarta Pilih Sampah: Pengelolaan Limbah dari Rumah Warga DKI Jakarta

11 Mei 2026 | 11:48
Jakarta Kini

Progres Hunian Baru Warga Bantaran Rel Pasar Senen Dikebut

25 April 2026 | 21:06
Jakarta Kini

DKPKP DKI Jakarta Jelaskan Perbedaan Siomai Ikan Sapu Sapu dan Tenggiri yang Perlu Diketahui

25 April 2026 | 17:11
Kuliner

5 Resto Chinese Legendaris di Jakarta yang Bertahan Sejak 1940-an

25 April 2026 | 16:39
Jakarta Kini

Program 1000 Pramudi Mikrotrans Berdaya Tahap 2 Dibuka!

24 April 2026 | 21:23
Advertisement
Infojelajah
TERPOPULER

Event Jawa Barat April 2026: Jadwal Festival dan Lomba Lari

Wisata By samm10 April 2026 | 02:58

Kolong Fly Over Pasar Rebo, dijadikan Arena Tinju & Skatepark

Jakarta Kini By Info Jelajah19 Mei 2026 | 16:36

Sung Kang “Aktor di Film Fast & Furious” Kunjungi Monumen Nasional

Entertainment By Info Jelajah17 Mei 2026 | 21:13

Jakarta Pusat Aktifivitas Tanpa Henti

Wisata By Info Jelajah21 Mei 2024 | 16:30

Jelajahi Baiq Market Pasaraya Blok M, Koleksi Fashion Lucu dan Harga Terjangkau

Entertainment By Info Jelajah17 Mei 2026 | 19:39

Jelajahi Pasar Santa: Hub Kaos Vintage, Piringan Hitam, dan Koleksi Aksesoris Unik di Jakarta

Pasar By Info Jelajah17 Mei 2026 | 18:30

Gelora Bakery Jatinegara Sejak Tahun 1980an “Roti jadul” Tetap Jaga Eksistensi Hingga Saat Ini

Kuliner By Info Jelajah13 Mei 2026 | 10:11
BACA JUGA
Wisata

Misteri Makam Kuno Skotlandia Terungkap Lewat DNA

By samm18 April 2026 | 06:16

Skotlandia kembali menghadirkan kisah menarik dari masa lalu. Bukan hanya dikenal lewat lanskap dramatis dan…

Nasi Goreng Ulek Belakang Kokas Unik Banget

29 April 2026 | 14:01

Sensasi Gurih dan Segar: Mie Kangkung Kite di Blok M yang Wajib Dicoba!

24 Oktober 2025 | 05:04

Wisata Batu Caves Malaysia: Pesona 272 Anak Tangga Pelangi dan Gua Purba

10 April 2026 | 02:09

Foto : Pak Agus 20 Tahun Geluti Service Koper di Pasar Antik

19 Mei 2024 | 09:55

Lombok Menyimpan Pesona Rumah Tradisional Perlu Diketahui Traveler

31 Oktober 2025 | 10:25
Advertisement
Infojelajah
Infojelajah.com Logo
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© Info Jelajah 2026 | All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.