Close Menu
Infojelajah.com
  • Pasar
  • Jakarta Kini
  • Wisata
  • Kuliner
  • Entertainment
  • Kisah Inspiratif
  • Foto Jelajah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Penangkapan Ikan Sapu-Sapu Diperluas di Jakarta untuk Kendalikan Populasi

20 April 2026 | 21:53

Asinan Betawi Jaelani, Kuliner Segar Legendaris di Jakarta

20 April 2026 | 20:41

Minuman Herbal Indonesia: Warisan Sehat dari Alam

20 April 2026 | 19:19
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Infojelajah.com
  • Pasar
  • Jakarta Kini
  • Wisata
  • Kuliner
  • Entertainment
  • Kisah Inspiratif
  • Foto Jelajah
Infojelajah.com
  • Pasar
  • Jakarta Kini
  • Wisata
  • Kuliner
  • Entertainment
  • Kisah Inspiratif
  • Foto Jelajah
Home » Jakarta Kini » Penangkapan Ikan Sapu-Sapu Diperluas di Jakarta untuk Kendalikan Populasi
Jakarta Kini

Penangkapan Ikan Sapu-Sapu Diperluas di Jakarta untuk Kendalikan Populasi

sammBy samm20 April 2026 | 21:53
Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Copy Link
Penangkapan Ikan Sapu-Sapu
Penangkapan Ikan Sapu-Sapu Diperluas di Jakarta (foto: freepik)
Share
WhatsApp Facebook Twitter Email Copy Link

Infojelajah - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan pentingnya langkah nyata dalam mengendalikan populasi ikan sapu-sapu yang semakin meluas di berbagai perairan ibu kota. Pernyataan ini disampaikan sebagai respons atas kekhawatiran meningkatnya dampak ekologis yang ditimbulkan oleh spesies invasif tersebut.

Seiring waktu, ikan sapu-sapu semakin mudah ditemukan di sungai, waduk, hingga danau di Jakarta. Bahkan, keberadaannya kini dinilai mengganggu keseimbangan ekosistem air tawar. Oleh karena itu, pemerintah daerah diminta untuk tidak hanya melakukan penangkapan di titik tertentu, tetapi juga memperluas jangkauan operasi ke seluruh wilayah yang terdampak.

Dampak Ikan Sapu-Sapu terhadap Ekosistem Perairan Jakarta

Ikan sapu-sapu dikenal memiliki kemampuan adaptasi yang sangat tinggi. Selain itu, spesies ini mampu bertahan hidup di kondisi air yang kurang bersih sekalipun. Akibatnya, mereka dengan cepat mendominasi habitat yang seharusnya menjadi tempat hidup ikan lokal.

Baca Juga

  • Promo Tiket TMII 51 Persen Meriahkan HUT ke-51 di Jakarta
  • Revitalisasi Kota Tua Jakarta Dimulai, Dibagi Jadi Tiga Zona

Advertisement

Lebih lanjut, dominasi ini berpotensi menurunkan keanekaragaman hayati. Ikan-ikan lokal yang memiliki nilai ekologis dan ekonomi bisa terancam keberadaannya.

Tidak hanya itu, pertumbuhan populasi ikan sapu-sapu yang tidak terkendali juga dapat memicu ketidakseimbangan rantai makanan di dalam ekosistem perairan. Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka dampaknya bisa semakin luas dan sulit dikendalikan.

Strategi Penangkapan Ikan Sapu-Sapu yang Lebih Luas dan Terarah

Penangkapan Ikan Sapu-Sapu Diperluas di Jakarta untuk Kendalikan Populasi
Penangkapan Ikan Sapu-Sapu Diperluas di Jakarta untuk Kendalikan Populasi (foto: Pemprov DKI Jakarta)

Dalam upaya mengatasi persoalan ini, Pramono Anung menekankan bahwa penangkapan ikan sapu-sapu harus dilakukan secara sistematis. Artinya, kegiatan ini tidak boleh bersifat sporadis atau hanya sesekali dilakukan.

Baca Juga

  • Daftar 103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta 2026/2027, Ini Rinciannya
  • Target Penangkapan 200 Kg Ikan Sapu-Sapu Jakarta Utara, Populasi Makin Mengkhawatirkan

Advertisement

Sebaliknya, diperlukan strategi yang terencana dan berkelanjutan. Pemerintah daerah juga diharapkan melibatkan berbagai pihak, mulai dari instansi terkait hingga masyarakat umum.

Dengan pendekatan yang terkoordinasi, diharapkan pengendalian populasi ikan sapu-sapu dapat berjalan lebih efektif tanpa menimbulkan dampak negatif baru bagi lingkungan.

Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat Jadi Kunci

Selain upaya teknis, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberhasilan program ini. Warga diharapkan ikut berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan perairan.

Baca Juga

  • Kuliner Sichuan Otentik di PIK: Cicipi Sate Herbal Kuan Zhai
  • Kuliner Jakarta Terbaik: Surga Makanan Khas Indonesia

Advertisement

Pasalnya, kondisi air yang tercemar sering kali menjadi salah satu faktor utama berkembangnya ikan sapu-sapu. Limbah rumah tangga dan sampah yang dibuang sembarangan dapat menciptakan habitat yang ideal bagi spesies ini.

Oleh karena itu, kesadaran kolektif masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga kualitas air tetap baik.

Potensi Pemanfaatan Ikan Sapu-Sapu

Di sisi lain, pemerintah juga mulai mempertimbangkan pemanfaatan ikan sapu-sapu sebagai alternatif bernilai ekonomi. Beberapa daerah di Indonesia telah mencoba mengolah ikan ini menjadi produk kerajinan atau bahkan bahan pangan.

Baca Juga

  • DLH DKI Kerahkan 2.859 Petugas Jaga Jakarta Tetap Bersih Selama Libur Lebaran 1447 H
  • Kue Kering Pasar Jatinegara Di Serbu Pembeli Jelang Lebaran

Advertisement

Namun demikian, pemanfaatan tersebut masih memerlukan kajian lebih lanjut, terutama terkait keamanan dan kelayakannya untuk dikonsumsi.

Meski begitu, langkah ini dinilai dapat menjadi solusi tambahan dalam mengurangi populasi ikan sapu-sapu sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Komitmen Menjaga Lingkungan Perairan Jakarta

Langkah memperluas penangkapan ikan sapu-sapu menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menjaga ekosistem perairan.

Baca Juga

  • Hampers Kue Kering Jadi Ajang Diplomasi dan Silaturahmi Karyawan Korporat
  • Hemat! Ini Rahasia Dapetin Hampers Kue Kering Harga di Bawah 100 Ribu.

Advertisement

Tidak hanya fokus pada penanggulangan, pemerintah juga berupaya memastikan keberlanjutan lingkungan hidup di masa depan. Hal ini penting mengingat perairan kota memiliki peran vital bagi kehidupan masyarakat.

Selain itu, kebijakan ini juga menjadi sinyal bahwa pengelolaan lingkungan harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan.

Penangkapan Ikan Sapu-Sapu sebagai Langkah Nyata

Secara keseluruhan, perluasan operasi penangkapan ikan sapu-sapu diharapkan mampu menekan populasinya secara signifikan. Namun, keberhasilan program ini tentu membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.

Baca Juga

  • DLH DKI Pastikan SPKU di RDF Plant Rorotan Tetap Aktif, Jalani Kalibrasi demi Data Akurat
  • DLH DKI Jakarta Angkut 137 Ton Sampah dari Pesisir Tanggul Laut Muara Baru

Advertisement

Dengan adanya sinergi antara pemerintah dan masyarakat, keseimbangan ekosistem perairan di Jakarta diharapkan dapat kembali terjaga.

Pada akhirnya, langkah ini bukan hanya soal mengendalikan spesies invasif, tetapi juga tentang menjaga kualitas lingkungan dan kehidupan masyarakat di masa mendatang.

Baca Juga

  • Kafe di Sekitar Banjir Kanal Timur Mulai Menjamur: Tempat Santai di Jakarta Timur
  • Sepeda Ontel Bagian Wisata Kota Tua Jakarta

Advertisement

Ikan Invasif Ikan Sapu-sapu Jakarta Kebijakan Lingkungan Pelestarian Ekosistem Perairan Kota Pramono Anung Sungai Jakarta
Previous ArticleAsinan Betawi Jaelani, Kuliner Segar Legendaris di Jakarta

Artikel Terkait

Jakarta Kini

Promo Tiket TMII 51 Persen Meriahkan HUT ke-51 di Jakarta

20 April 2026 | 16:12
Jakarta Kini

Revitalisasi Kota Tua Jakarta Dimulai, Dibagi Jadi Tiga Zona

18 April 2026 | 19:25
Jakarta Kini

Daftar 103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta 2026/2027, Ini Rinciannya

18 April 2026 | 17:07
Jakarta Kini

Target Penangkapan 200 Kg Ikan Sapu-Sapu Jakarta Utara, Populasi Makin Mengkhawatirkan

18 April 2026 | 09:03
Kuliner

Kuliner Sichuan Otentik di PIK: Cicipi Sate Herbal Kuan Zhai

16 April 2026 | 20:15
Wisata

Kuliner Jakarta Terbaik: Surga Makanan Khas Indonesia

13 April 2026 | 21:28
Advertisement
Infojelajah
TERPOPULER

Tips Liburan Aman ke Nepal: Panduan Taklukkan Atap Dunia

Wisata By samm19 April 2026 | 07:07

Wisata Medis Sanur Bali: Transformasi Menjadi Pusat Kesehatan Dunia

Wisata By samm20 April 2026 | 16:27

Promo Tiket TMII 51 Persen Meriahkan HUT ke-51 di Jakarta

Jakarta Kini By samm20 April 2026 | 16:12

Kuliner Legendaris Solo: Tengkleng dan Nasi Liwet Paling Ikonik

Kuliner By samm20 April 2026 | 18:52

Panduan Wisata Dieng 2026: Harga Tiket dan Rute Tol Terbaru

Wisata By samm19 April 2026 | 06:26

Sejarah Wingko Babat Semarang: Asal-Usul dan Rahasia Kelezatannya

Kuliner By samm20 April 2026 | 15:53

Drama Korea Green Light: Choi Hyun-Wook dan Jung Chaeyeon Siap Bikin Baper

Entertainment By samm18 April 2026 | 18:43
BACA JUGA
Wisata

Lembah Pendawa Pandaan Pasuruan: Wisata Hits dengan Vibes Bali

By samm15 April 2026 | 00:00

Lembah Pendawa Pandaan Pasuruan kini menjadi magnet baru bagi wisatawan yang merindukan suasana Pulau Dewata…

Foto: Kota Tua Wisata Penuh Sejarah

6 Mei 2024 | 22:23

Penjahit Jatinegara: Kompleksitas Perjuangan Dalam Mengejar Rezeki

13 Februari 2024 | 17:10

Kisah : 2 Nenek Tinggal Kandang Kambing

14 Februari 2024 | 17:08

Jelang Berbuka, Warga Berburu Takjil di Pasar Kue Subuh Senen

12 Maret 2024 | 21:19

Hemat! Ini Rahasia Dapetin Hampers Kue Kering Harga di Bawah 100 Ribu.

12 Maret 2026 | 15:25
Advertisement
Infojelajah
Infojelajah.com Logo
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© Info Jelajah 2026 | All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.