Close Menu
Infojelajah.com
  • Pasar
  • Jakarta Kini
  • Wisata
  • Kuliner
  • Entertainment
  • Foto Jelajah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kirab Merah Putih HUT ke-81 Kobarkan Semangat Persatuan Pemuda dan Lawan Provokasi

19 Agustus 2026 | 14:24

Promo Kemerdekaan: Tarif Transjakarta, MRT, dan LRT DKI Jakarta Resmi Jadi Rp8 Spesial HUT ke-81 RI

14 Agustus 2026 | 15:31

Flashback Momen Haru Siaran Langsung BLACKPINK di Anniversary ke-10

13 Agustus 2026 | 11:59
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Infojelajah.com
  • Pasar
  • Jakarta Kini
  • Wisata
  • Kuliner
  • Entertainment
  • Foto Jelajah
Infojelajah.com
  • Pasar
  • Jakarta Kini
  • Wisata
  • Kuliner
  • Entertainment
  • Foto Jelajah
Home » Jakarta Kini » Penangkapan Ikan Sapu-Sapu Diperluas di Jakarta untuk Kendalikan Populasi
Jakarta Kini

Penangkapan Ikan Sapu-Sapu Diperluas di Jakarta untuk Kendalikan Populasi

sammBy samm20 April 2026 | 21:53
Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Copy Link
Penangkapan Ikan Sapu-Sapu
Penangkapan Ikan Sapu-Sapu Diperluas di Jakarta (foto: freepik)
Share
WhatsApp Facebook Twitter Email Copy Link

Infojelajah - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan pentingnya langkah nyata dalam mengendalikan populasi ikan sapu-sapu yang semakin meluas di berbagai perairan ibu kota. Pernyataan ini disampaikan sebagai respons atas kekhawatiran meningkatnya dampak ekologis yang ditimbulkan oleh spesies invasif tersebut.

Seiring waktu, ikan sapu-sapu semakin mudah ditemukan di sungai, waduk, hingga danau di Jakarta. Bahkan, keberadaannya kini dinilai mengganggu keseimbangan ekosistem air tawar. Oleh karena itu, pemerintah daerah diminta untuk tidak hanya melakukan penangkapan di titik tertentu, tetapi juga memperluas jangkauan operasi ke seluruh wilayah yang terdampak.

Dampak Ikan Sapu-Sapu terhadap Ekosistem Perairan Jakarta

Ikan sapu-sapu dikenal memiliki kemampuan adaptasi yang sangat tinggi. Selain itu, spesies ini mampu bertahan hidup di kondisi air yang kurang bersih sekalipun. Akibatnya, mereka dengan cepat mendominasi habitat yang seharusnya menjadi tempat hidup ikan lokal.

Baca Juga

  • Kirab Merah Putih HUT ke-81 Kobarkan Semangat Persatuan Pemuda dan Lawan Provokasi
  • Promo Kemerdekaan: Tarif Transjakarta, MRT, dan LRT DKI Jakarta Resmi Jadi Rp8 Spesial HUT ke-81 RI

Advertisement

Lebih lanjut, dominasi ini berpotensi menurunkan keanekaragaman hayati. Ikan-ikan lokal yang memiliki nilai ekologis dan ekonomi bisa terancam keberadaannya.

Tidak hanya itu, pertumbuhan populasi ikan sapu-sapu yang tidak terkendali juga dapat memicu ketidakseimbangan rantai makanan di dalam ekosistem perairan. Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka dampaknya bisa semakin luas dan sulit dikendalikan.

Strategi Penangkapan Ikan Sapu-Sapu yang Lebih Luas dan Terarah

Penangkapan Ikan Sapu-Sapu Diperluas di Jakarta untuk Kendalikan Populasi
Penangkapan Ikan Sapu-Sapu Diperluas di Jakarta untuk Kendalikan Populasi (foto: Pemprov DKI Jakarta)

Dalam upaya mengatasi persoalan ini, Pramono Anung menekankan bahwa penangkapan ikan sapu-sapu harus dilakukan secara sistematis. Artinya, kegiatan ini tidak boleh bersifat sporadis atau hanya sesekali dilakukan.

Baca Juga

  • Istana Tambah 3.400 Kuota Undangan HUT ke-81 RI Usai 336 Ribu Pendaftar
  • Transjakarta Laut ke Kepulauan Seribu: Rencana & Harapan Warga

Advertisement

Sebaliknya, diperlukan strategi yang terencana dan berkelanjutan. Pemerintah daerah juga diharapkan melibatkan berbagai pihak, mulai dari instansi terkait hingga masyarakat umum.

Dengan pendekatan yang terkoordinasi, diharapkan pengendalian populasi ikan sapu-sapu dapat berjalan lebih efektif tanpa menimbulkan dampak negatif baru bagi lingkungan.

Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat Jadi Kunci

Selain upaya teknis, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberhasilan program ini. Warga diharapkan ikut berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan perairan.

Baca Juga

  • Sixtynine Ultimate Resmi Hadir di Citra Garden City, Destinasi Kuliner Baru yang Menggabungkan Makanan dan Hiburan
  • Ditjen Bina Adwil Perkuat SDM Lewat Inovasi CEKATAN dan Integrasi Layanan Kearsipan

Advertisement

Pasalnya, kondisi air yang tercemar sering kali menjadi salah satu faktor utama berkembangnya ikan sapu-sapu. Limbah rumah tangga dan sampah yang dibuang sembarangan dapat menciptakan habitat yang ideal bagi spesies ini.

Oleh karena itu, kesadaran kolektif masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga kualitas air tetap baik.

Potensi Pemanfaatan Ikan Sapu-Sapu

Di sisi lain, pemerintah juga mulai mempertimbangkan pemanfaatan ikan sapu-sapu sebagai alternatif bernilai ekonomi. Beberapa daerah di Indonesia telah mencoba mengolah ikan ini menjadi produk kerajinan atau bahkan bahan pangan.

Baca Juga

  • Kolong Fly Over Pasar Rebo, dijadikan Arena Tinju & Skatepark
  • Jakarta Pilih Sampah: Pengelolaan Limbah dari Rumah Warga DKI Jakarta

Advertisement

Namun demikian, pemanfaatan tersebut masih memerlukan kajian lebih lanjut, terutama terkait keamanan dan kelayakannya untuk dikonsumsi.

Meski begitu, langkah ini dinilai dapat menjadi solusi tambahan dalam mengurangi populasi ikan sapu-sapu sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Komitmen Menjaga Lingkungan Perairan Jakarta

Langkah memperluas penangkapan ikan sapu-sapu menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menjaga ekosistem perairan.

Baca Juga

  • Progres Hunian Baru Warga Bantaran Rel Pasar Senen Dikebut
  • DKPKP DKI Jakarta Jelaskan Perbedaan Siomai Ikan Sapu Sapu dan Tenggiri yang Perlu Diketahui

Advertisement

Tidak hanya fokus pada penanggulangan, pemerintah juga berupaya memastikan keberlanjutan lingkungan hidup di masa depan. Hal ini penting mengingat perairan kota memiliki peran vital bagi kehidupan masyarakat.

Selain itu, kebijakan ini juga menjadi sinyal bahwa pengelolaan lingkungan harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan.

Penangkapan Ikan Sapu-Sapu sebagai Langkah Nyata

Secara keseluruhan, perluasan operasi penangkapan ikan sapu-sapu diharapkan mampu menekan populasinya secara signifikan. Namun, keberhasilan program ini tentu membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.

Baca Juga

  • Program 1000 Pramudi Mikrotrans Berdaya Tahap 2 Dibuka!
  • Museum Nasional Indonesia, Rayakan HUT ke-248 dengan Tiket Rp2.480!

Advertisement

Dengan adanya sinergi antara pemerintah dan masyarakat, keseimbangan ekosistem perairan di Jakarta diharapkan dapat kembali terjaga.

Pada akhirnya, langkah ini bukan hanya soal mengendalikan spesies invasif, tetapi juga tentang menjaga kualitas lingkungan dan kehidupan masyarakat di masa mendatang.

Baca Juga

  • Tarif Rp1 Naik Transportasi Umum Jakarta, Hadiah Spesial Hari Transportasi Nasional 2026
  • Night at Ragunan Berikan Pengalaman Melihat Satwa dan Olahraga Malam di Jakarta Selatan

Advertisement

Ikan Invasif Ikan Sapu-sapu Jakarta Kebijakan Lingkungan Pelestarian Ekosistem Perairan Kota Pramono Anung Sungai Jakarta
Previous ArticleAsinan Betawi Jaelani, Kuliner Segar Legendaris di Jakarta
Next Article Lezatnya Mango Sticky Rice Thailand yang Bikin Nagih

Artikel Terkait

Jakarta Kini

Kirab Merah Putih HUT ke-81 Kobarkan Semangat Persatuan Pemuda dan Lawan Provokasi

19 Agustus 2026 | 14:24
Jakarta Kini

Promo Kemerdekaan: Tarif Transjakarta, MRT, dan LRT DKI Jakarta Resmi Jadi Rp8 Spesial HUT ke-81 RI

14 Agustus 2026 | 15:31
Jakarta Kini

Istana Tambah 3.400 Kuota Undangan HUT ke-81 RI Usai 336 Ribu Pendaftar

13 Agustus 2026 | 11:23
Jakarta Kini

Transjakarta Laut ke Kepulauan Seribu: Rencana & Harapan Warga

13 Agustus 2026 | 10:48
Jakarta Kini

Sixtynine Ultimate Resmi Hadir di Citra Garden City, Destinasi Kuliner Baru yang Menggabungkan Makanan dan Hiburan

25 Juli 2026 | 12:22
Jakarta Kini

Ditjen Bina Adwil Perkuat SDM Lewat Inovasi CEKATAN dan Integrasi Layanan Kearsipan

3 Juli 2026 | 10:59
Advertisement
Infojelajah
TERPOPULER

Kirab Merah Putih HUT ke-81 Kobarkan Semangat Persatuan Pemuda dan Lawan Provokasi

Jakarta Kini By samm19 Agustus 2026 | 14:24

Istana Tambah 3.400 Kuota Undangan HUT ke-81 RI Usai 336 Ribu Pendaftar

Jakarta Kini By Info Jelajah13 Agustus 2026 | 11:23

Tarif Rp1 Naik Transportasi Umum Jakarta, Hadiah Spesial Hari Transportasi Nasional 2026

Jakarta Kini By Info Jelajah24 April 2026 | 10:41

Little Bangkok Tanah Abang Ramai Pengunjung

Pasar By samm11 Maret 2024 | 12:25

Promo Kemerdekaan: Tarif Transjakarta, MRT, dan LRT DKI Jakarta Resmi Jadi Rp8 Spesial HUT ke-81 RI

Jakarta Kini By Info Jelajah14 Agustus 2026 | 15:31

Flashback Momen Haru Siaran Langsung BLACKPINK di Anniversary ke-10

Entertainment By Info Jelajah13 Agustus 2026 | 11:59

Transjakarta Laut ke Kepulauan Seribu: Rencana & Harapan Warga

Jakarta Kini By Info Jelajah13 Agustus 2026 | 10:48
BACA JUGA
Wisata

3 Wisata Tana Toraja, Wajib Kamu dikunjungi!

By samm13 Februari 2024 | 18:00

Eksplorasi keindahan Tana Toraja di 3 destinasi wisata menarik: Ke’te Kesu, Londa Kuburan Batu, dan Patung Yesus Buntu Burake. Liburan tak terlupakan di Sulawesi Selatan!

Tarif Rp1 Naik Transportasi Umum Jakarta, Hadiah Spesial Hari Transportasi Nasional 2026

24 April 2026 | 10:41

Pasar Asemka Surganya Souvenir dengan Harga Miring

2 Mei 2024 | 10:54

Pasar Tanah Abang: Mengupas Problematika Sepinya Jual-Beli

15 Februari 2024 | 16:00

6 Fakta Salju Puncak Gunung Fuji Datang Lebih Awal!

26 Oktober 2025 | 19:51

Drama Korea Reverse Seo Ji-Hye: Misteri Amnesia dan Balas Dendam

16 April 2026 | 05:51
Advertisement
Infojelajah
Infojelajah.com Logo
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© Info Jelajah 2026 | All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.