Close Menu
Infojelajah.com
  • Pasar
  • Jakarta Kini
  • Wisata
  • Kuliner
  • Entertainment
  • Foto Jelajah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kolong Fly Over Pasar Rebo, dijadikan Arena Tinju & Skatepark

19 Mei 2026 | 16:36

Sung Kang “Aktor di Film Fast & Furious” Kunjungi Monumen Nasional

17 Mei 2026 | 21:13

Jelajahi Baiq Market Pasaraya Blok M, Koleksi Fashion Lucu dan Harga Terjangkau

17 Mei 2026 | 19:39
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Infojelajah.com
  • Pasar
  • Jakarta Kini
  • Wisata
  • Kuliner
  • Entertainment
  • Foto Jelajah
Infojelajah.com
  • Pasar
  • Jakarta Kini
  • Wisata
  • Kuliner
  • Entertainment
  • Foto Jelajah
Home » Kuliner » Nasi Goreng Ulek Belakang Kokas Unik Banget
Kuliner

Nasi Goreng Ulek Belakang Kokas Unik Banget

Info JelajahBy Info Jelajah29 April 2026 | 14:01
Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Copy Link
WhatsApp Image 2026 04 28 at 14.44.49
Nasi Goreng Ulek Belakang Kokas (foto: Istimewa)
Share
WhatsApp Facebook Twitter Email Copy Link

Infojelajah - Jakarta tidak pernah kehabisan cerita soal kuliner, terutama jika kita bergeser sedikit ke area Jakarta Selatan. Salah satu yang sempat mengguncang jagat media sosial dan tetap eksis hingga saat ini adalah Nasi Goreng Bumbu Ulek yang berlokasi di belakang kawasan Kota Kasablanka (Kokas). Tersembunyi di balik kemegahan gedung pencakar langit, tempat ini membuktikan bahwa rasa yang otentik jauh lebih penting daripada kemewahan lokasi.

Nasi Goreng ulek ini menjadi populer karena teknik pembuatan yang unik serta cita rasa bumbunya yang meresap sempurna hingga ke bulir nasi terakhir. Di tengah gempuran nasi goreng modern, kedai ini tetap setia menggunakan cara tradisional.

Keunikan Teknik Ulek yang Melegenda

Apa yang membuat hidangan di sini begitu istimewa? Jika biasanya penjual nasi goreng hanya menuangkan kecap dan bumbu cair ke penggorengan, di sini tradisi mengulek bumbu segar secara mendadak tetap dipertahankan. Setiap porsi diawali dengan ulekan cabai rawit, bawang merah, bawang putih, dan bumbu rahasia di atas cobek batu yang besar.

Menonton proses pembuatannya adalah hiburan tersendiri. Sang penjual dengan cekatan menghancurkan bumbu-bumbu segar tersebut sebelum mencampurkannya dengan nasi putih dingin yang bertekstur pera. Teknik ulek manual ini membuat minyak alami dari bawang dan cabai keluar dengan maksimal, menghasilkan aroma tajam yang menggugah selera bahkan dari jarak jauh. Tidak heran jika banyak pelanggan rela mengantre berjam-jam hanya demi sepiring nasi goreng dengan aroma tumisan yang sangat kuat ini.

Baca Juga

  • Gelora Bakery Jatinegara Sejak Tahun 1980an “Roti jadul” Tetap Jaga Eksistensi Hingga Saat Ini
  • Aumont Kofie Salah Satu Tempat Nongkrong di Menteng, Jakarta Pusat

Advertisement

Viralitas di Media Sosial: Bukan Sekadar Tren

Viralnya kedai ini di platform seperti TikTok dan Instagram bukan tanpa alasan. Visual bumbu yang diulek langsung memberikan kesan autentik dan segar (fresh). Bagi pecinta kuliner, makan di sini adalah pengalaman sensorik yang lengkap—mulai dari suara ulekan batu yang beradu, aroma tajam cabai yang ditumis, hingga tampilan nasi goreng yang berwarna gelap pekat namun berkilau.

Banyak food vlogger yang datang untuk menantang batas kemampuan lidah mereka. Penggunaan cabai merah segar yang melimpah memberikan kesan “pedas bersih” di tenggorokan, sangat berbeda dengan rasa pedas yang dihasilkan dari saus sambal botolan atau bubuk cabai instan. Inilah yang menjadikan tempat ini sebagai surga bagi para pecinta makanan pedas atau chili-heads di Jakarta.

Screenshot 2026 04 29 135439
Nasi Goreng Ulek Kokas (Foto: Istimewa)
Screenshot 2026 04 29 135748
Peta Lokasi Nasi Goreng Bumbu Ulek Kokas (Sumber: Google Maps)

Viralitas nasi goreng ulek belakang Kokas di platform seperti TikTok dan Instagram bukan tanpa alasan. Keunikan visual bumbu yang diulek langsung memberikan kesan autentik dan higienis. Pengunjung yang datang ke nasi goreng ulek belakang Kokas seringkali terpesona dengan tumpukan cabai merah yang siap dieksekusi. Bagi pecinta kuliner, nasi goreng ulek belakang Kokas adalah destinasi wajib yang menawarkan pengalaman sensorik lengkap, mulai dari suara ulekan batu hingga aroma tumisan bumbu yang menyengat.

Baca Juga

  • Cafe di BKT, 5 Rekomendasi Alternatif Tempat Nongkrong di Jakarta Timur
  • Renyah dan Manis, Menikmati Cempedak Goreng di Glodok

Advertisement

Rasa Pedas yang Menagih

Bicara soal rasa, nasi goreng ulek belakang Kokas menawarkan level kepedasan yang bisa disesuaikan. Namun, mayoritas pelanggan datang ke nasi goreng ulek belakang Kokas justru untuk menantang batas kemampuan lidah. Bumbu ulek yang segar memberikan sensasi pedas yang “bersih” di tenggorokan, berbeda dengan penggunaan saus sambal botolan. Itulah mengapa nasi goreng ulek belakang Kokas sering disebut sebagai surga bagi para chili-heads di Jakarta.

Tidak hanya pedas, keseimbangan rasa gurih dan manis dalam nasi goreng ulek belakang Kokas sangat terjaga. Penggunaan kecap manis yang pas berpadu dengan bumbu halus menjadikan nasi goreng ulek belakang Kokas memiliki warna yang gelap namun tetap berkilau. Setiap suapan nasi goreng ulek belakang Kokas membawa potongan bawang goreng yang renyah dan telur mata sapi yang lumer, menambah kekayaan tekstur di dalam mulut.

Lokasi dan Tips Berkunjung agar Tidak Kecewa

Lokasinya yang berada tepat di area pemukiman belakang Mall Kota Kasablanka membuat tempat ini menjadi pelarian favorit bagi para pekerja kantoran setelah jam kerja berakhir. Jika Anda berencana berkunjung, berikut adalah beberapa tips praktis:

Baca Juga

  • Kulineran di Klender Jadi Tren Baru Ada Kedai Makanan dan Tempat Nongkrong Kekinian
  • Pengalaman Berburu Buah Lontar di Glodok

Advertisement

  1. Datang Lebih Awal: Kedai ini seringkali sudah habis sebelum jam operasional resmi berakhir karena permintaan yang sangat tinggi. Datanglah sebelum jam makan malam dimulai (sekitar pukul 17.00 – 18.00).
  2. Siapkan Kesabaran: Karena bumbu diulek secara mendadak per porsi (atau per beberapa porsi), waktu tunggunya bisa cukup lama. Pastikan Anda tidak dalam kondisi kelaparan tingkat tinggi saat mulai mengantre.
  3. Akses Kendaraan: Mengingat lokasinya yang berada di gang belakang mall yang cukup sempit, disarankan menggunakan transportasi motor atau ojek daring. Area parkir untuk mobil sangat terbatas dan seringkali memicu kemacetan.
  4. Siapkan Kamera: Proses mengulek bumbu di atas cobek batu besar sangat instagenic. Jangan lewatkan momen untuk mengabadikannya, namun tetap hargai kenyamanan penjual dan pembeli lain.

Nasi Goreng Bumbu Ulek belakang Kokas adalah bukti nyata bahwa inovasi sederhana dalam cara memasak dapat menciptakan fenomena kuliner yang besar. Keberanian sang pemilik untuk tetap menggunakan cobek di tengah gempuran teknologi modern memberikan “jiwa” pada setiap piring yang disajikan. Jadi, jika Anda sedang berada di area Tebet atau sekitarnya, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi langsung kuliner legendaris ini.

Baca Juga

  • Cafe Tuan Tanah Jatinegara Cocok Tempat Nongkrong
  • Salad Jadi Gaya Hidup Sehat dan Tren Anak Muda Masa Kini

Advertisement

DKI Jakarta Infojelajah infojelajah.com Kuliner
Previous ArticleSuhu Air Seduh Kopi Terbaik Agar Rasa Tidak Pahit
Next Article Kulineran di Jalan Sabang, Jakarta Pusat Banyak Pilihan!

Artikel Terkait

Jakarta Kini

Kolong Fly Over Pasar Rebo, dijadikan Arena Tinju & Skatepark

19 Mei 2026 | 16:36
Entertainment

Sung Kang “Aktor di Film Fast & Furious” Kunjungi Monumen Nasional

17 Mei 2026 | 21:13
Entertainment

Jelajahi Baiq Market Pasaraya Blok M, Koleksi Fashion Lucu dan Harga Terjangkau

17 Mei 2026 | 19:39
Pasar

Jelajahi Pasar Santa: Hub Kaos Vintage, Piringan Hitam, dan Koleksi Aksesoris Unik di Jakarta

17 Mei 2026 | 18:30
Kuliner

Gelora Bakery Jatinegara Sejak Tahun 1980an “Roti jadul” Tetap Jaga Eksistensi Hingga Saat Ini

13 Mei 2026 | 10:11
Jakarta Kini

Jakarta Pilih Sampah: Pengelolaan Limbah dari Rumah Warga DKI Jakarta

11 Mei 2026 | 11:48
Advertisement
Infojelajah
TERPOPULER

Event Jawa Barat April 2026: Jadwal Festival dan Lomba Lari

Wisata By samm10 April 2026 | 02:58

Kolong Fly Over Pasar Rebo, dijadikan Arena Tinju & Skatepark

Jakarta Kini By Info Jelajah19 Mei 2026 | 16:36

Sung Kang “Aktor di Film Fast & Furious” Kunjungi Monumen Nasional

Entertainment By Info Jelajah17 Mei 2026 | 21:13

Jelajahi Baiq Market Pasaraya Blok M, Koleksi Fashion Lucu dan Harga Terjangkau

Entertainment By Info Jelajah17 Mei 2026 | 19:39

Jelajahi Pasar Santa: Hub Kaos Vintage, Piringan Hitam, dan Koleksi Aksesoris Unik di Jakarta

Pasar By Info Jelajah17 Mei 2026 | 18:30

Gelora Bakery Jatinegara Sejak Tahun 1980an “Roti jadul” Tetap Jaga Eksistensi Hingga Saat Ini

Kuliner By Info Jelajah13 Mei 2026 | 10:11

Jakarta Pilih Sampah: Pengelolaan Limbah dari Rumah Warga DKI Jakarta

Jakarta Kini By Info Jelajah11 Mei 2026 | 11:48
BACA JUGA
Wisata

5 Pilar Pariwisata Berkelanjutan Kepulauan Seribu: Rahasia Abadi!

By samm26 Oktober 2025 | 19:36

Ingin tahu rahasia di balik Pariwisata Berkelanjutan Kepulauan Seribu? Temukan 5 strategi esensial atasi sampah…

DLH DKI Pastikan SPKU di RDF Plant Rorotan Tetap Aktif, Jalani Kalibrasi demi Data Akurat

3 Februari 2026 | 09:42

Jakarta Pilih Sampah: Pengelolaan Limbah dari Rumah Warga DKI Jakarta

11 Mei 2026 | 11:48

Aumont Kofie Salah Satu Tempat Nongkrong di Menteng, Jakarta Pusat

8 Mei 2026 | 09:35

Phi Phi Island Thailand, Panduan Menjelajahi Surga Tropis Paling Ikonik

21 April 2026 | 15:45

Suhu Air Seduh Kopi Terbaik Agar Rasa Tidak Pahit

28 April 2026 | 17:13
Advertisement
Infojelajah
Infojelajah.com Logo
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© Info Jelajah 2026 | All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.