Close Menu
Infojelajah.com
  • Pasar
  • Jakarta Kini
  • Wisata
  • Kuliner
  • Entertainment
  • Foto Jelajah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ditjen Bina Adwil Perkuat SDM Lewat Inovasi CEKATAN dan Integrasi Layanan Kearsipan

3 Juli 2026 | 10:59

Kolong Fly Over Pasar Rebo, dijadikan Arena Tinju & Skatepark

19 Mei 2026 | 16:36

Sung Kang “Aktor di Film Fast & Furious” Kunjungi Monumen Nasional

17 Mei 2026 | 21:13
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Infojelajah.com
  • Pasar
  • Jakarta Kini
  • Wisata
  • Kuliner
  • Entertainment
  • Foto Jelajah
Infojelajah.com
  • Pasar
  • Jakarta Kini
  • Wisata
  • Kuliner
  • Entertainment
  • Foto Jelajah
Home » Kuliner » Asinan Betawi Jaelani, Kuliner Segar Legendaris di Jakarta
Kuliner

Asinan Betawi Jaelani, Kuliner Segar Legendaris di Jakarta

sammBy samm20 April 2026 | 20:41
Share Facebook Twitter WhatsApp Telegram Email Copy Link
Asinan Betawi Jaelani
Ilustrasi Asinan Betawi Jaelani (foto: Sajian Sedap)
Share
WhatsApp Facebook Twitter Email Copy Link

Infojelajah - Di tengah teriknya cuaca siang di Jakarta, pilihan makanan segar memang selalu menggoda. Salah satu yang langsung terlintas di benak banyak orang adalah asinan Betawi. Hidangan ini dikenal dengan perpaduan rasa yang unik, mulai dari segar, pedas, hingga sedikit manis dan asam.

Tidak hanya itu, asinan Betawi juga menjadi bagian penting dari identitas kuliner masyarakat Betawi. Salah satu penjual yang cukup dikenal adalah Asinan Betawi Jaelani yang berlokasi di kawasan Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat.

Sensasi Asinan Betawi dengan Perpaduan Rasa yang Khas

Asinan Betawi Jaelani
Asinan Betawi Jaelani (foto: @sishi_surya)

Begitu pesanan dibuat, racikan asinan Betawi Jaelani langsung terlihat menggugah selera. Berbagai sayuran segar disusun rapi dalam mangkuk, mulai dari sawi asin, kol, timun, tauge, hingga selada.

Baca Juga

  • Gelora Bakery Jatinegara Sejak Tahun 1980an “Roti jadul” Tetap Jaga Eksistensi Hingga Saat Ini
  • Aumont Kofie Salah Satu Tempat Nongkrong di Menteng, Jakarta Pusat

Advertisement

Selain itu, tambahan tahu putih semakin memperkaya tekstur hidangan. Setelah semua bahan siap, kuah khas berwarna merah kecokelatan disiramkan ke atasnya.

Di sinilah letak keunikan asinan Betawi. Kuahnya memiliki rasa kompleks yang berasal dari campuran cabai, cuka, gula, dan garam. Hasilnya adalah sensasi rasa yang seimbang antara pedas, asam, manis, dan sedikit asin.

Sebagai pelengkap, taburan kacang tanah goreng dan kerupuk kuning memberikan sensasi renyah yang kontras dengan kelembutan sayuran.

Baca Juga

  • Cafe di BKT, 5 Rekomendasi Alternatif Tempat Nongkrong di Jakarta Timur
  • Renyah dan Manis, Menikmati Cempedak Goreng di Glodok

Advertisement

Asinan Betawi Jaelani, Bertahan Lebih dari Dua Dekade

Menariknya, Asinan Betawi Jaelani sudah berjualan sejak awal tahun 2000-an. Meski hanya menggunakan gerobak sederhana, tempat ini tetap ramai dikunjungi pelanggan.

Setiap hari, Jaelani membuka lapaknya mulai pukul 10.30 hingga 17.00. Dalam sehari, ia mampu menjual hingga 200 porsi. Bahkan, jumlah tersebut bisa meningkat saat akhir pekan atau hari libur.

Keberhasilan ini tidak lepas dari konsistensi rasa yang dijaga. Resep kuah yang digunakan merupakan warisan keluarga yang sudah turun-temurun.

Baca Juga

  • Kulineran di Klender Jadi Tren Baru Ada Kedai Makanan dan Tempat Nongkrong Kekinian
  • Pengalaman Berburu Buah Lontar di Glodok

Advertisement

Selain itu, Jaelani juga melibatkan anaknya dalam usaha ini. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk menjaga kelangsungan kuliner tradisional Betawi agar tetap eksis di masa depan.

Harga Terjangkau dengan Rasa Premium

Seiring berjalannya waktu, harga asinan Betawi Jaelani memang mengalami penyesuaian. Jika dulu dijual hanya Rp2.500 per porsi, kini satu porsi lengkap dibanderol sekitar Rp15.000.

Meski begitu, harga tersebut masih tergolong terjangkau, terutama jika dibandingkan dengan kualitas rasa yang ditawarkan.

Baca Juga

  • Cafe Tuan Tanah Jatinegara Cocok Tempat Nongkrong
  • Salad Jadi Gaya Hidup Sehat dan Tren Anak Muda Masa Kini

Advertisement

Bahkan, omzet harian yang diperoleh bisa mencapai lebih dari Rp2 juta. Hal ini menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap kuliner tradisional masih sangat tinggi.

Sejarah Asinan Betawi dan Pengaruh Budaya Tionghoa

Di balik kelezatannya, asinan Betawi ternyata memiliki sejarah panjang. Menurut budayawan Betawi Yahya Andi Saputra, makanan ini merupakan hasil akulturasi budaya, terutama dari pengaruh Tionghoa.

Diperkirakan, asinan Betawi sudah ada sejak abad ke-17 hingga 19, pada masa kolonial. Penggunaan sayuran asin seperti sawi menjadi salah satu ciri khas yang menunjukkan pengaruh tersebut.

Baca Juga

  • Kulineran di Jalan Sabang, Jakarta Pusat Banyak Pilihan!
  • Nasi Goreng Ulek Belakang Kokas Unik Banget

Advertisement

Seiring waktu, hidangan ini berkembang menjadi salah satu makanan favorit masyarakat Jakarta. Biasanya, asinan Betawi dinikmati saat santai, baik siang maupun sore hari.

Asinan Betawi sebagai Warisan Budaya

Selain populer sebagai kuliner, asinan Betawi juga memiliki nilai budaya yang tinggi. Bahkan, makanan ini telah diakui sebagai bagian dari Warisan Budaya Tak Benda Indonesia.

Pengakuan ini diberikan karena asinan Betawi dianggap mewakili identitas masyarakat Betawi yang terbentuk dari berbagai pengaruh budaya.

Baca Juga

  • Suhu Air Seduh Kopi Terbaik Agar Rasa Tidak Pahit
  • 5 Tips Hemat Minum Kopi Agar Dompet Tetap Aman Setiap Hari

Advertisement

Oleh karena itu, menjaga keberadaan kuliner ini menjadi penting, agar generasi mendatang tetap bisa menikmatinya.

Tips Menikmati Asinan Betawi agar Lebih Nikmat

Untuk mendapatkan pengalaman terbaik, ada beberapa tips yang bisa dicoba.

Pertama, nikmati asinan saat masih segar. Tekstur sayuran akan terasa lebih renyah dan kuahnya lebih terasa.

Baca Juga

  • 5 Resto Chinese Legendaris di Jakarta yang Bertahan Sejak 1940-an
  • 3 Resep Daging Sapi Rumahan: Lezat Dijamin Bikin Nambah Nasi!

Advertisement

Selain itu, sesuaikan tingkat kepedasan sesuai selera. Anda bisa meminta tambahan cabai jika ingin sensasi lebih kuat.

Terakhir, jangan lupa mencampur semua bahan sebelum dimakan. Hal ini penting agar rasa kuah meresap sempurna ke seluruh isi mangkuk.

Kuliner Betawi yang Tetap Bertahan di Tengah Modernisasi

Di tengah maraknya makanan modern, asinan Betawi tetap mampu bertahan. Hal ini menunjukkan bahwa kuliner tradisional masih memiliki tempat di hati masyarakat.

Baca Juga

  • 3 Hidangan Sayur Praktis Lezat, Menu Sehat Harian Anti Ribet
  • 3 Resep Olahan Ayam Praktis untuk Menu Sehari-hari

Advertisement

Selain itu, keberadaan pedagang seperti Jaelani menjadi bukti nyata bahwa warisan kuliner bisa terus hidup jika dijaga dengan konsisten.

Dengan demikian, menikmati asinan Betawi bukan hanya soal rasa, tetapi juga tentang menghargai sejarah dan budaya yang ada di baliknya.

Bagi Anda yang berada di Jakarta, mencicipi semangkuk asinan Betawi Jaelani bisa menjadi pengalaman kuliner yang tak terlupakan.

Baca Juga

  • Makanan Tinggi Protein Selain Telur dan Milk Tea yang lagi Hits di Jakarta 2026
  • Lezatnya Mango Sticky Rice Thailand yang Bikin Nagih

Advertisement

Asinan Asinan Betawi Kuliner Makanan Khas Indonesia
Previous ArticleMinuman Herbal Indonesia: Warisan Sehat dari Alam
Next Article Penangkapan Ikan Sapu-Sapu Diperluas di Jakarta untuk Kendalikan Populasi

Artikel Terkait

Kuliner

Gelora Bakery Jatinegara Sejak Tahun 1980an “Roti jadul” Tetap Jaga Eksistensi Hingga Saat Ini

13 Mei 2026 | 10:11
Kuliner

Aumont Kofie Salah Satu Tempat Nongkrong di Menteng, Jakarta Pusat

8 Mei 2026 | 09:35
Kuliner

Cafe di BKT, 5 Rekomendasi Alternatif Tempat Nongkrong di Jakarta Timur

6 Mei 2026 | 16:11
Kuliner

Renyah dan Manis, Menikmati Cempedak Goreng di Glodok

4 Mei 2026 | 17:03
Kuliner

Kulineran di Klender Jadi Tren Baru Ada Kedai Makanan dan Tempat Nongkrong Kekinian

3 Mei 2026 | 17:43
Kuliner

Pengalaman Berburu Buah Lontar di Glodok

3 Mei 2026 | 15:58
Advertisement
Infojelajah
TERPOPULER

Ditjen Bina Adwil Perkuat SDM Lewat Inovasi CEKATAN dan Integrasi Layanan Kearsipan

Jakarta Kini By samm3 Juli 2026 | 10:59

Cafe di BKT, 5 Rekomendasi Alternatif Tempat Nongkrong di Jakarta Timur

Kuliner By Info Jelajah6 Mei 2026 | 16:11

Kolong Fly Over Pasar Rebo, dijadikan Arena Tinju & Skatepark

Jakarta Kini By Info Jelajah19 Mei 2026 | 16:36

Jelajahi Pasar Santa: Hub Kaos Vintage, Piringan Hitam, dan Koleksi Aksesoris Unik di Jakarta

Pasar By Info Jelajah17 Mei 2026 | 18:30

Kulineran di Klender Jadi Tren Baru Ada Kedai Makanan dan Tempat Nongkrong Kekinian

Kuliner By Info Jelajah3 Mei 2026 | 17:43

Kulineran di Jalan Sabang, Jakarta Pusat Banyak Pilihan!

Kuliner By Info Jelajah29 April 2026 | 15:13

Suhu Air Seduh Kopi Terbaik Agar Rasa Tidak Pahit

Kuliner By samm28 April 2026 | 17:13
BACA JUGA
Entertainment

Kejutan Moving 2: Won Gyu-Bin Dikabarkan Jadi Kim Bong Seok

By samm18 April 2026 | 05:54

Kabar terbaru dari dunia drama Korea kembali membuat penggemar heboh. Setelah sukses besar dengan musim…

Transformasi Baju Bekas Pasar Atom Menjadi Mode Fashion

14 Februari 2024 | 16:43

Kue Kering Pasar Jatinegara Di Serbu Pembeli Jelang Lebaran

12 Maret 2026 | 16:15

Kolong Fly Over Pasar Rebo, dijadikan Arena Tinju & Skatepark

19 Mei 2026 | 16:36

Foto: Kota Tua Wisata Penuh Sejarah

25 April 2026 | 01:04

Jelang Berbuka, Warga Berburu Takjil di Pasar Kue Subuh Senen

12 Maret 2024 | 21:19
Advertisement
Infojelajah
Infojelajah.com Logo
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
© Info Jelajah 2026 | All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.