Infojelajah - Kuliner Legendaris Solo: Kota Surakarta atau yang lebih dikenal sebagai Solo memang tidak pernah kehabisan daya tarik, terutama soal kuliner. Sejak dulu, kota ini dikenal sebagai surga makanan tradisional dengan cita rasa khas yang cenderung manis dan gurih.
Selain itu, keunikan kuliner Solo tidak hanya terletak pada rasanya, tetapi juga pada sejarah panjang yang menyertainya. Bahkan, sejumlah hidangan legendaris di kota ini disebut-sebut menjadi langganan tokoh penting nasional. Hal inilah yang membuat pengalaman wisata kuliner di Solo terasa lebih istimewa.
Di antara banyak pilihan, dua menu yang paling ikonik adalah tengkleng dan nasi liwet. Keduanya tidak hanya populer di kalangan warga lokal, tetapi juga menjadi buruan wisatawan dari berbagai daerah.
Baca Juga
Advertisement
Tengkleng Solo, Kuliner Sederhana dengan Rasa Istimewa

Tengkleng merupakan salah satu kuliner khas Solo yang memiliki cerita menarik. Hidangan ini awalnya lahir dari kreativitas masyarakat dalam memanfaatkan sisa tulang kambing yang masih memiliki sedikit daging.
Meski terlihat sederhana, tengkleng justru memiliki rasa yang kaya. Kuahnya berwarna kuning dengan aroma rempah yang kuat seperti jahe, kunyit, dan lengkuas.
Berbeda dengan gulai, tengkleng tidak menggunakan santan kental. Oleh karena itu, rasanya cenderung lebih ringan namun tetap gurih.
Baca Juga
Advertisement
Cara menikmatinya pun cukup unik. Pengunjung biasanya menyantapnya dengan cara mengisap tulang untuk mendapatkan sisa daging dan sumsum. Sensasi inilah yang membuat tengkleng terasa berbeda dibandingkan hidangan lainnya.
Tengkleng Yu Tentrem, Favorit Keluarga Presiden
Salah satu tempat paling legendaris untuk menikmati tengkleng adalah Tengkleng Yu Tentrem. Warung ini sudah dikenal luas sejak puluhan tahun lalu dan berlokasi di kawasan Banjarsari.
Meski tempatnya sederhana dan berada di gang sempit, popularitasnya tidak perlu diragukan lagi. Bahkan, sejak era Presiden Soeharto, warung ini sudah menjadi langganan keluarga istana.
Advertisement
Menariknya, pengelola warung ini pernah diminta memasak langsung di Istana Negara selama beberapa waktu. Hal ini tentu menjadi bukti bahwa kualitas rasa yang ditawarkan memang tidak main-main.
Hingga kini, usaha tersebut telah diwariskan ke generasi berikutnya. Namun, resep asli tetap dipertahankan. Daging kambing yang digunakan selalu segar dan diolah tanpa bau prengus.
Tengkleng Bu Edi, Ikon Kuliner Pasar Klewer
Selain Yu Tentrem, ada juga Tengkleng Bu Edi yang tak kalah terkenal. Lokasinya berada di sekitar Pasar Klewer, salah satu pusat perdagangan legendaris di Solo.
Baca Juga
- No related articles available.
Advertisement
Warung ini memiliki daya tarik tersendiri karena hanya buka pada jam tertentu, biasanya menjelang siang. Akibatnya, antrean panjang hampir selalu terjadi setiap hari.
Bahkan, Presiden Joko Widodo diketahui pernah menjadi pelanggan setia di tempat ini.
Cara penyajiannya pun masih tradisional, menggunakan pincuk atau alas daun pisang. Aroma daun pisang yang terkena kuah panas memberikan sensasi khas yang sulit dilupakan.
Baca Juga
- No related articles available.
Advertisement
Dengan harga yang relatif terjangkau, tempat ini menjadi favorit banyak wisatawan yang ingin mencicipi tengkleng autentik.
Nasi Liwet Solo, Simbol Kesederhanaan yang Kaya Rasa

Selain tengkleng, Solo juga dikenal dengan nasi liwet sebagai hidangan khas yang tidak boleh dilewatkan.
Nasi liwet adalah nasi gurih yang dimasak dengan santan, kemudian disajikan bersama sayur labu siam, ayam pindang, dan areh atau santan kental.
Baca Juga
- No related articles available.
Advertisement
Hidangan ini memiliki sejarah panjang dan erat kaitannya dengan tradisi masyarakat Jawa. Dahulu, nasi liwet sering disajikan dalam acara ritual sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan.
Kini, nasi liwet menjadi salah satu menu wajib bagi wisatawan yang datang ke Solo.
Nasi Liwet Wongso Lemu, Legenda yang Tak Pernah Sepi
Salah satu tempat terbaik untuk menikmati nasi liwet adalah Nasi Liwet Wongso Lemu yang berlokasi di kawasan Keprabon.
Baca Juga
- No related articles available.
Advertisement
Warung ini sudah berdiri sejak tahun 1950 dan hingga kini tetap ramai pengunjung. Suasana tradisional menjadi daya tarik utama, lengkap dengan alunan musik keroncong yang khas.
Selain itu, para penjualnya juga mengenakan pakaian tradisional Jawa, menambah nuansa klasik yang kental.
Dari segi rasa, nasi liwet di sini dikenal sangat gurih. Penggunaan beras berkualitas dan ayam kampung membuat cita rasanya semakin kuat.
Baca Juga
- No related articles available.
Advertisement
Tidak heran jika banyak tokoh publik hingga selebritas sering mampir ke tempat ini saat berada di Solo.
Tips Berburu Kuliner Legendaris Solo
Agar pengalaman wisata kuliner semakin maksimal, ada beberapa tips yang perlu diperhatikan.
Pertama, datang lebih awal. Banyak warung legendaris yang cepat habis, terutama saat jam makan siang.
Baca Juga
- No related articles available.
Advertisement
Selain itu, siapkan uang tunai. Sebagian besar tempat makan tradisional di Solo masih belum menyediakan pembayaran digital.
Selanjutnya, jangan ragu bertanya kepada warga lokal. Mereka biasanya memiliki rekomendasi tempat makan tersembunyi yang tidak kalah enak.
Terakhir, siapkan stamina. Beberapa lokasi kuliner berada di gang kecil yang harus dijangkau dengan berjalan kaki.
Baca Juga
- No related articles available.
Advertisement
Kuliner Solo, Perpaduan Rasa dan Sejarah
Secara keseluruhan, kuliner Solo bukan hanya soal makanan, tetapi juga tentang pengalaman budaya yang kaya.
Tengkleng dan nasi liwet menjadi bukti bagaimana hidangan sederhana bisa memiliki nilai sejarah dan rasa yang luar biasa.
Selain itu, fakta bahwa makanan ini menjadi favorit tokoh nasional semakin memperkuat daya tariknya.
Baca Juga
- No related articles available.
Advertisement
Dengan demikian, jika Anda berkunjung ke Solo, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi kuliner legendaris ini. Karena di setiap suapan, tersimpan cerita panjang tentang tradisi, kreativitas, dan cita rasa khas Jawa yang tak lekang oleh waktu.
